STRATEGI KETAHANAN PANGAN INDONESIA DI MASA MENDATANG
IKHA PRASETIYANI, Dodi Widiyanto, S.Si., MRegDev.
2013 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAHJumlah penduduk yang terus meningkat merupakan tantangan pembangunan di masa depan. Jumlah penduduk dunia diperkirakan akan mencapai angka 9 milyar jiwa pada tahun 2050. Indonesia, tahun 2010 jumlah penduduknya sudah mencapai lebih dari 237 juta jiwa. Semakin besar jumlah penduduk maka tingkat kebutuhan pangan juga akan semakin meningkat, mempertahankan ketahanan pangan berarti juga mempertahankan proses pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini ialah, 1) mengetahui dan mengidentifikasi dinamika penduduk, kebutuhan, ketersediaan dan ketercukupan pangan (tahun 1980 – 2010); 2) mengetahui dan mengidentifikasi proyeksi dinamika penduduk, kebutuhan, ketersediaan dan ketercukupan pangan (tahun 2015 – 2040); dan 3) membuat grand strategi terkait kondisi ketahanan pangan (kebutuhan, ketersediaan, dan ketercukupan pangan) Indonesia di masa mendatang. Metode yang dugunakan dalam penelitian ini yakni statistik deskriptif, menggunakan data sekunder, dan perhitungan proyeksi eksponensial dan aritmetik. Hasil penelitian menunjukkan di Indonesia kebutuhan pangan dari tahun 1980 – 2040 terus meningkat sesuai dengan meningkatnya jumlah penduduk. Sebagian besar kebutuhan dan ketersediaan pangan Indonesia di dominasi oleh provinsiprovinsi di Pulau Jawa, dan provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang tetap pada kategori tinggi untuk semua komoditas pangan (padi, pangan berpati, sayur buah dan pangan hewani), baik kebutuhan maupun ketersediaan . Wilayah dengan kategori kebutuhan dan ketersediaan pangan yang rendah sebagian besar berada di Provinsi Indonesia Bagian Timur (IBT) seperti Provinsi Maluku dan Papua Barat, baik pada tahun 1980 maupun hingga tahun 2040. Secara umum, Indonesia mengalami kecukupan pangan, namun secara wilayah tidak demikian. DKI Jakarta merupakan wilayah yang mengalami ketidakcukupan pangan hampir setiap tahun dari tahun 1980 – 2040. Mulai tahun 2030 dan 2040 semakin banyak wilayah yang mengalamiketidakcukupan seperti DKI Jakarta, seperti pada Provinsi Kep.Riau dan Sulawesi Barat. Grand strategi ketahanan pangan disusun untuk mengatasi permasalahan ini, baik berdasarkan analisis SWOT maupun lokalisasi.
The population will continues to increase the challenge of the future development. The world population growth will have predicted reach 9 billion, Indonesia, 2010 the population had reached over 237 million. The greater the amount of population, rate of the food needs will also be increase, maintaining food security meant also maintained a process of economic growth. The aim from this research is, 1) to knowledge and identified dynamic population, needs, availibility, and food adequacy (in year 1980 – 2010); 2)to knowledge and identified predicble dynamic population, needs, availibility, and food adequacy (in year 2015 – 2040); and 3) to create grand strategy about food security condition (needs, availibility, and food adequacy) Indonesia in the future. The method used in this research is descriptive statistics, using the secondary data, and calculated projections of exponential and arithmetic. Output from this research viewed the food needs of year 1980 – 2040 continues to increase according to increase population. Most of the Indonesia food needs and food availability are dominated by provinces in Java, and West Java Province is still in high category for all commodities (rice, starchy food, vegetables fruits, and animal food) at needs and availability food. The region with the category food needs and food availability of low mostly located in Eastern Indonesia, in 1980 until 2040. Generally, Indonesia has food adequacy, but the region were not so. DKI Jakarta is a region had inadequacy food almost every year from 1980 – 2040. Began in 2030 and 2040 more area that experienced inadequacy such DKI Jakarta. Grand Strategy of food security designed to overcome this, be it grand strategy based on SWOT analysis and localization.
Kata Kunci : Ketersediaan pangan, Kebutuhan pangan, Ketercukupan Pangan dan Grand Strategi