Laporkan Masalah

ANALISIS VARIASI JUMLAH SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN ANGGARAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH DI SETIAP PROVINSI DI INDONESIA

IMMANUEL G B S, Dr. M.R. Djarot Sadharto W., M.Sc.

2013 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Pendidikan merupakan komponen strategis dan mendasar dalam pembangunan suatu bangsa. Penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai adalah salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan sosial dasar masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui variasi jumlah sekolah berdasarkan rasio penduduk usia sekolah per sekolah pada setiap tingkatan pendidikan di setiap provinsi di Indonesia pada tahun 2010/2011; (2) mengetahui gambaran besarnya anggaran pada sektor pendidikan antar provinsi di Indonesia dari tahun 2008-2010 dan hubungannya dengan variasi jumlah sekolah; (3) menganalisis rekomendasi kebijakan yang sesuai untuk pemerintah dalam pembangunan sekolah di Indonesia agar pembangunan sekolah merata di setiap provinsi berdasarkan kebutuhannya. Penelitian dilakukan di seluruh provinsi yang ada di wilayah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan meliputi penggunaan data sekunder (kuantitatif) dengan menggunakan: 1) Klasifikasi dan analisis tipologi enam koridor Indonesia untuk memperoleh klasifikasi jumlah sekolah tiap tingkatan di setiap provinsi di Indonesia; 2) Analisis korelasi Product Moment dan statistik deskriptif kuantitatif digunakan untuk melihat gambaran besarnya angggaran pendidikan dan hubungannya dengan variasi jumlah sekolah; 3) Analisis deskriptif kuantitatif dan analisis peta digunakan untuk menentukan kebijakan yang sesuai terhadap setiap provinsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi jumlah sekolah pada setiap tingkat pendidikan pada tipologi enam koridor Pulau-pulau Indonesia. Anggaran pendidikan yang disediakan pemerintah pusat pada setiap provinsi berbeda-beda dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kenaikan anggaran pendidikan yang disediakan pemerintah pusat dengan kenaikan jumlah sekolah di setiap provinsi. Rekomendasi kebijakan yang sesuai untuk pemerintah pusat adalah memfokuskan pembangunan di provinsi yang memiliki rasio yang tinggi, mengalokasikan anggaran pendidikan untuk menyediakan tenaga pengajar yang berkualitas dan fasilitas pendukung yang memadai, membentuk badan pengawas serta melakukan evaluasi rutin terhadap pembangunan pada sektor pendidikan setiap provinsi.

Education is a strategic and basic component of a nation’s development. The provision of proper education facilities is an effort to fulfill one of the society’s basic social requirements, as a means of human resources quality escalation. This research aims: (1) Knowing the variations based on the ratio of the number of schools per school-age population in all levels of school education in every province in Indonesia in 2010/2011, (2) to reveal the depiction of the education budget amount ranging from 2008-2010 and its correlation with the variation of the number of schools (3) Analyzing the appropriate policy recommendations to the government in the construction of schools in Indonesia for school construction evenly in each province based on their needs. This research is conducted on all provinces in Indonesia. The research methodology involves the use of secondary data (quantitative) including: 1) The classification and typology analysis of Six Coridor of Indonesia to get the levelly classification of the number of schools in every Indonesian province; 2) Product Moment correlation analysis and quantitative descriptive statistics to get the depiction of education budget and its relation to the variation of the number of schools; 3) Quantitative descriptive statistics and map analysis to determine the appropriate policy for every province. The result of the research shows the variation of the number of schools of every education level in Six Coridor of Indonesia typology presence. Education budget allocated by the central government for every province in Indonesia is diverse. There is no significant relation between the increasing of Governmentallocated education budget and increasing the number of schools in every province. The proper policy recommendations for the central government are focusing the education development in the province that have ahigh ratio, allocating more education budget to provide more qualified education forces and proper education facilities, forming supervision agent and doing routine evaluation for education sector in every province.

Kata Kunci : Pendidikan, Fasilitas Pendidikan, Anggaran sektor pendidikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.