Pertumbuhan Acacia auriculiformis sampai Umur Enam Bulan pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang di Pantai Glagah Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.
MEDINA ARIANA, Ir. Sukirno Dwiasmoro prianto, M.P
2013 | Skripsi | BUDIDAYA HUTANIndonesia mempunyai pantai yang panjang lebih dari 95.181 km, selain berpotensi produksi hasil laut juga menyediakan lahan luas untuk pertanian, lahan kerja dan budidaya tumbuhan berkayu. Kawasan pantai glagah merupakan lahan kritis sehingga perlu dilakukan kegiatan rehabilitasi lahan kritis dan pengendali erosi salah satunya adalah melakukan kegiatan penanaman yang sesuai dengan kondisi tersebut. Tanaman Acacia auriculiformis secara ekologi memiliki manfaat di kawasan pantai. Untuk memenuhi keberhasilan tanaman dilapangan maka perlu dilakukan pemberian pupuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang dan untuk mengetahui dosis pupuk kandang yang paling sesuai terhadap pertumbuhan A. auriculiformis di daerah pantai. Penelitian ini dilakukan di pantai Glagah Desa Karangwuni Kecamatan Wates Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Laboratorium Tanah Jurusan Ilmu tanah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada selama 6 bulan, dimulai pada bulan Januari sampai dengan Juni 2011. Penelitian menggunakan Rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap Berblok dengan pola percobaan faktorial. Faktor yang digunakan adalah dosis pupuk kandang yang terdiri dari 4 level yaitu 0 kg ; 1 kg ; 2 kg ; 3 kg. Penelitian ini terdiri dari 3 blok yang diletakkan secara acak. Dalam 1 blok masing-masing terdapat empat perlakuan dosis pupuk, jumlah masing-masing perlakuan terdiri dari 32 tanaman. Ulangan pada penelitian ini sebanyak 3 kali sehingga total tanaman dalam penelitian ini berjumlah 384 batang tanaman. Data yang digunakan berada di tengah sebanyak 12 tanaman yang bertujuan untuk menghindari efek tepi. Parameter yang diamati adalah persen hidup tanaman, tinggi, diameter, pertambahan jumlah ranting, pertambahan jumlah daun, top-root ratio dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa Persen hidup tanaman A. auriculiformis yang tidak berpengaruh oleh perlakuan yang diberikan. Pemberian pupuk kandang belum mampu memberikan pengaruh terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan cabang dan berat kering tanaman. Tetapi pemberian pupuk kandang memberikan pengaruh baik pada pertumbuhan tinggi dan pertmbahan diameter tanaman. Pemberian pupuk kandang memberikan pengaruh baik untuk seluruh organ pertumbuhan tanaman (tinggi, diameter, jumlah ranting dan jumlah daun) terjadi pada dosis 3 kg . Berat kering terbesar terdapat pada pemberian pupuk kandang 3 kg pada tanaman (daun, batang dan akar).
Indonesia has vast coastline more than 95.181 km, other than the potential of producing land for agriculture, work place and cultivation of wood plants. Glagah Beach areas are critical land so that rehabilitation is needed and erosion control is one of the ways to plant plants that are appropriate for that type of land. The plant Acacia auriculiformis ecologically has benefits for beach lands. To fulfill the success of the growing plants in the field, therefore fertilizing the plants is needed. The intention of this research is to know the effects of fertilizers and to know the most appropriate dosage of fertilizers towards the growth of A. auriculiformis in the beach areas. This research was conducted at Glagah beach, in the village of Karangwuni, Wates, Yogyakarta. It was also conducted at the Soil Laboratory of Gadjah Mada University for 6 months, starting from January to June 2011. This research is using Randomized Complete Block Design with the factorial trial. The factors used were the dosage of manure fertilizer which consisted of 4 levels which are; 0 kg, 1 kg, 2 kg, 3 kg. This research consisted of 3 blocks which were placed randomly. In each blocks, they were treated with 4 different dosages of fertilizers, which in each of treatment had 32 plants. The research was redone 3 times so that the total amount of the plants is 384. The data used which is in the middle is 12 plants which is intended to avoid side effects. The parameter being monitored is the percentage of the welfare of the plants, the height, diameter, addition of number of branch, addition of number of leaves, top-root ratio and the weight of the dried plants. The result of the research shows that the percentage of life of A. auriculiformis that did not give effects by the treatment given. Giving manure fertilizer cannot give effects to the addition of leaves, branches and weight of the plants. But, giving fertilizer gives good effect to every organ development of the plants (height, diameter, amount of leaves and branches) happened with the dosage of 3 kg. The heaviest weight was obtained from the treatment of 3 kg fertilizer for the plants (leaves, branches and roots).
Kata Kunci : -