Laporkan Masalah

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL PADA KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN INDEKS LQ 45 BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2009-2011

YUYUN LUMARISTI, Prof. Dr. Tandelilin Eduardus, M.B.A

2013 | Skripsi | MANAJEMEN

Perkembangan informasi dan teknologi mendorong peningkatan perhatian pada modal intelektual yang dianggap sebagai salah satu instrumen kunci yang mengarahkan perusahaan mencapai keunggulan kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh modal intelektual pada kinerja keuangan perusahaan. Data diperoleh dari seluruh perusahaan yang termasuk dalam Indeks LQ 45 Bursa Efek Indonesia selama tiga tahun, 2009-2011. Kinerja keuangan perusahaan diukur menggunakan return on assets (ROA) dan modal intelektual diukur menggunakan metode value added intellectual coefficient (VAICTM) dan komponennya (efisiensi capital employed, efisiensi human capital dan efisiensi structural capital). Analisis empiris dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal intelektual (VAICTM) secara agregat memiliki pengaruh yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan, dengan demikian modal intelektual menjadi sebagai salah satu aset penting dalam proses penciptaan nilai perusahaan. Akan tetapi, komponen-komponen dari modal intelektual secara individual memiliki pengaruh dan signifikansi yang berbeda pada kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini membuktikan bahwa efisiensi capital employed dan efisiensi structural capital berpengaruh positif signifikan pada kinerja keuangan perusahaan, tetapi efisiensi human capital tidak berpengaruh pada kinerja keuangan perusahaan.

The development of information and tecnology has driven increased interest in intellectual capital that considered as one of key instruments that leads companies to obtain competitive advantage. The purpose of this study is to examine empirically the impact of intellectual capital on company’s financial performance. Data were drawn from all the constituent companies of the LQ 45 Index of the Indonesia Stock Exchange for three years, 2009-2011. Company’s financial performance is measured using Return on Assets (ROA) and Intellectual Capital is measured using Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) method and its components (capital employed efficiency, human capital efficiency and structural capital efficiency). Empirical analysis is conducted using linear multiple regression analysis. The result show that intellectual capital (VAICTM) as an aggregate has significant impact on company’s financial performance, thus intellectual capital became one of important assets in company’s value creation process. However, the components of intellectual capital individually has different significant impact on company’s financial performance. The present study prove that capital employed efficiency and structural capital efficiency positively influences to company’s financial performance, but human capital has no impact on company’s financial performance.

Kata Kunci : Modal intelektual, VAICTM, kinerja keuangan, Indeks LQ 45, regresi berganda


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.