ANALISIS DETERMINAN JUMLAH RUMAH SEDERHANA YANG DIMINTA DI KOTA SURAKARTA
Adiyatma Nugroho, Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan Jumlah rumah sederhana yang diminta di Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah tahun 2005 sampai dengan 2011. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 35 unit observasi. Variabel yang digunakan meliputi harga rumah sederhana tipe 36, jarak perumahan ke CBD, tingkat kepadatan (density) penduduk perkecamatan, PDRB perkapita, dan dummy penjualan. Alat analisis yang digunakan merupakan regresi data panel dengan pendekatan OLS (Common), Variabel boneka (fixed effect), dan Random effect. Hasil uji Chow test dan Haussman test menunjukan bahwa metoda fixed effect menghasilkan regresi yang terbaik dari 3 pendekatan yang dilakukan, di mana variabel harga rumah sederhana berkorelasi negatif dan signifikan terhadap permintaan rumah sederhana tipe 36 di Kota Surakarta dengan tingkat pertumbuhan sebesar -9,1600. Variabel jarak perumahan ke CBD berkorelasi negatif dan signifikan terhadap permintaan rumah sederhana dengan tingkat pertumbuhan sebesar -7,8179. Variabel kepadatan penduduk perkecamatan berkorelasi negatif dan tidak segnifikan terhadap permintaan rumah sederhana. Variabel PDRB perkapita berkorelasi positif akan tetapi tidak signifikan terhadap permintaan rumah sederhana tipe 36 serta variabel dummy penjualan menunjukan perbedaan jumlah transaksi rumah yang terjual 100 persen dan tidak terjual 100 persen. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa permintaan rumah sederhana di Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah dipengaruhi oleh harga rumah sederhana tipe 36, jarak perumahan ke CBD, dan tingkat penjualan.
This research aims to analyze factors that influence of type 36 house demand in Surakarta City, Central Java Province in 2005 until 2011. It used secondary data collected from 35 units of sample obsevation. The variables were 36-type housing priece, distance to CBD, district density and GDP percapita. The instruments of analysis were data pane regression using OLS approach and fixed effect. The Chow test and Haussman test results show that fixed effect method gives the best result of regression among the two approaches done. The variabel of house price has a negative and significant correlation with the demand housing in Surakarta City with a growth level of -9,160 unit. The distance to CBD has a negative and significant correlation with the demand housing in Surakarta City with a growth level of -7,8179 unit. The district density has negative but insignificant correlation with the demand housing and GDP percapita has a positive but insignificant correlation with the demand housing in Surakarta City. Than dummy selling variabel show house transaction between 100 percent sold and unsold 100 percent. The research results give a picture that the demand of simple housing in Surakarta City, Central Java Province is influenced by 36-type housing priece, distance to CBD and right of sell.
Kata Kunci : permintaan rumah sederhana, faktor ekonomi, pendekatan Fixed effect.