Laporkan Masalah

KERJASAMA EKONOMI SEGITIGA PERTUMBUHAN DI BIDANG PARIWISATA INDONESIA-MALAYSIA-THAILAND : (STUDI MENGENAI WORKING GROUP TOURISM)

Mario Errol Wetik, Drs. Usmar Salam, MIS,

2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Implementasi teori hubungan internasional kedalam praktek hubungan antar bangsa dalam bidang sub-regional IMT - GT sektor pariwisata. 2. Peranan Aktor ketiga Negara yang tergabung dalam IMT-GT sub-bidang pariwisata . 3. Bagaimana cara ketiga negara yang termasuk dalam IMT - GT bidang sektor pariwisata mengatasi berbagai masalah internal dan external yang dihadapi selama 20 tahun berjalanan kerjasama ini. Penelitian ini dliakukan dengan metode kualitatif baik yang dikaji melalui referensi kepustakaan, referensi internet, referensi dokumentasi dari dokumen - dokumen yang terkait dengan kerjasama regional ASEAN dan ilmu-ilmu dunia pariwisata yang berhubungan dalam kerjsama ekonomi Pertumbuhan ketiga negara dalam IMT-GT . Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1. Teori rezim internasional relevan dalam kasus ini dengan Kepentingan Aktor yang menjadi common interest yang mendasari terbentuknya IMT - GT sub bidang pariwisata. 2. IMT - GT Sub Bidang Pariwisata dinilai tidak mencapai tujuannya dengan banyaknya kendala yang dihadapi banyak program dan plan yang tidak berjalan. 3. Peran pemerintah dan swasta merupakan penentu berhasil atau tidaknya sebuah kerjasama sektor pariwisata. Tentunya pengembangan kemitraan ini perlu usaha dari semua pihak, untuk itu diperlukan perbaikan infrastruktur daerah dari pemerintah guna menarik investor swasta yang berpotensi membangun fasilitas di daerah –daerah tersebut.

The objective of research conducted are: 1. Implementation of international relations theory into the practice of relations between nations in the sub-regional IMT - GT on the tourism sector. 2. The role of three countries actors who are members of the IMT-GT sub- field of tourism. 3. How do the three countries included in the IMT - GT field of the tourism sector to overcome internal and external problems faced by a 20-year collaboration. This research is conducted using qualitative research method that reviewed through literature & internet reference reference documentation of documents related to the ASEAN regional cooperation and sciences related to the tourism in the three countries economic cooperation growth in the IMT-GT. The results of this study are : 1. The theory of international regimes relevant in this case the interests of the common interest Actor establishing the IMT - GT sub-field of tourism. 2. IMT - GT Sub Division of Tourism has not achieve its objectives with many constraints faced by many programs and plans that do not work. 3. The role of government and the private sector is a determinant of the success or failure of the tourism sector cooperation. The development of this partnership needs the efforts of all parties, it is necessary for local infrastructure improvements from the government to attract private investors who could potentially build facilities in these areas.

Kata Kunci : Regionalisme , KERS IMT-GT, Rezim Kerjasama Internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.