Perancangan Model Sistem Otomatisasi Pengajuan Angka Kredit Dengan Menggunakan TOGAF Architecture Development Method (Studi Kasus: Badan Pemeriksa Keuangan RI)
Farian Gustarto Wibowo, Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si.
2013 | Tesis | S2 Mag.Tekn.InformasiBPK mengeluarkan peraturan tentang Jabatan Fungsional Pemeriksa (JFP) sebagai langkah untuk meningkatkan kompetensi para pemeriksa-nya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan sebagai upaya agar keuangan Negara dikelola secara transparan dan akuntabel. Pemeriksa mempunyai jenjang jabatan dan kepangkatan yang ditetapkan berdasarkan angka kredit yang dimiliki pemeriksa. Pengajuan, penilaian, dan penetapan angka kredit pemeriksa BPK yang masih menggunakan system manual dan dilakukan dengan self assessment menjadi kurang efektif dan efisien bagi pemeriksa dalam meningkatkan angka kreditnya. Sistem otomatisasi pengajuan angka kredit menjadi sangat penting dalam membantu pemeriksa dalam mengajukan perhitungan angka kredit yang lebih efektif dan efisien guna menunjang kelangsungan jenjang kepangkatan dan jabatannya. Agar integrasi sistem tersebut dapat berjalan, maka dibutuhkan sebuah tools atau framework, yang dalam penelitian ini menggunakan TOGAF ADM. Penelitian ini fokus kepada bagaimana merancang model pengintegrasian sistem aplikasi-aplikasi yang sudah ada menjadi suatu sistem terintergrasi yang mengotomatisasi penilaian dan pengajuan angka kredit.
BPK issued regulations on Functional Auditors (JFP) as a step to improve the competence of its Auditors. This step is done to improve the quality of test results in an effort that the State finances are managed in a transparent and accountable. Auditors has a hierarchy and rank are determined based on credit score owned Auditors. Submisiion, assessment, and determination of the number of credit BPK auditors are still using manual system and be done with selfassessment becomes less effective and efficient for examiners to increase the credit. Automation systems filing credit score is very important in helping auditors in credit score calculations apply a more effective and efficient to support continuity and tenure ladder. In order for the system integration to work, it needed a tool or framework, which in this study using the TOGAF ADM. This study focuses on how to design a model system integration applications available as an integrated system that automates the assessment and filing credit score.
Kata Kunci : Angka Kredit, Otomatisasi, Integrasi, TOGAF ADM