STUDI KEBIJAKAN LOKAL BAGI WARIA SEBAGAI WARGA NEGARA DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS DI PROVINSI DIY TAHUN 2012
SISILYA OKTAVIANA BOLILANGA, Dr. Anna Marie Wattie, M.A.,
2013 | Tesis | S2 Mag.Studi KebijakanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan lokal dibidang pendidikan, kesehatan, sosial dan ketenagakerjaan sebagai upaya pencegahan HIV/AIDS berdasarkan kapasitas lembaga (lembaga implementor) dan persepsi waria di Provinsi DIY. Aspirasi kebutuhan waria dijadikan rekomendasi kebijakan. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, FGD, observasi dan studi dokumentasi digunakan untuk memperoleh deskripsi implementasi kebijakan yang kompeherensif. menggambarkan kepedulian Implementasi existing local policies organisasi terhadap waria, meskipun hanya terbatas pada bidang kesehatan, sosial dan ketenagakerjaan. Best practices yang ada antara lain; (1) kebijakan lokal exit strategy Dinkes Provinsi DIY, (2) perhatian struktur kekuasaan lokal pada kelompok sasaran, (3) dukungan program dari birokrasi pusat terhadap kelompok sasaran, dan (4) adanya dukungan politik lokal melalui penyampaian aspirasi waria. Dalam implementasi kebijakan organisasi hendaknya memperhatikan; (1) analisis kebutuhan organisasi, (2) kejelasan dan konsistensi tujuan program, (3) kualitas komunikasi, (4) analisis ketersediaan sumber dana, (5) komitmen birokrasi anggota lembaga implementor, (6) peningkatan keterampilan teknis staf pelaksana, serta (7) koordinasi dan kontrol saat mengimplementasikan kebijakan. Dua program dibidang pendidikan yang ditawarkan untuk waria yaitu Program Kejar Paket dan Program Pendidikan Keterampilan. Rekomendasi di bidang kesehatan ialah; (1) layanan kesehatan tanpa stigma dan diskriminasi, (2) bahasa KIE disesuaikan dengan kelompok sasaran, (3) memantau peredaran obat-obatan, dan (4) meningkatkan akses waria di layanan kesehatan. Dari bidang sosial dan ketenagakerjaan; (1) menciptakan akses pekerjaan formal yang non-stigma dan diskriminasi, (2) evidence based policy, (3) pendampingan program dan monev, (4) MoU dengan lembaga penyalur bantuan, dan (5) kesempatan display dan pemasaran hasil produk pemberdayaan.
The objectives of this study is to examine the implementation of local policies in education, health, social and employment as prevention of HIV/AIDS based on organizational capacity and perceptions of beneficieries in DIY Province. The aspiration from beneficieries offering policy recommendation to formulate the new policy or reformulation existing local policies for waria. A qualitative approach through in-depth interviews, FGD, observation and study documentation used to obtain descriptions policy implementation. Implementation of existing local policies awareness of the organization's policies describe transvestites, although confined to the areas of health, social and employment. Best practices obtained; exit strategy policy, the attention of local power structures in the target group, the support program of the central bureaucracy and local political support through target group aspiration. The results show that the organizations needs to; analysis needs of the organization, the clarity and consistency of the program's objectives, quality of communication, analysis of funding sources, members of the bureaucracy's implementer commitment, technical skills training executive staff, as well as coordination and control when implementing policy. The recommendations offered; Program Kejar Paket and Program Pendidikan Keterampilan in education; healthcare without stigma and discrimination, IEC languages as appropriate, to monitor the circulation of drugs, and transgender in improving access to health care, creating jobs access non-stigma and discrimination, evidence based policy, mentoring programs, and monitoring and evaluation, MoU with channeling aid agencies, as well as display opportunities, and marketing of products from the fields of social and employment.
Kata Kunci : HIV/AIDS, waria, implementasi kebijakan lokal, rekomendasi kebijakan