Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRA MAKANAN CAIR RS YANG DIPERKAYA TEMPE TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN KADAR GULA DARAH PADA PENYANDANG DMT2 DI RS Dr.CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA

Martha Susanty, Prof. dr.Ahmad Husain Asdie, Sp.PD-KEMD

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Modifikasi diet yang tepat merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan asupan pada pasien DM tipe 2 di RS. Modifikasi diet yang biasa dilakukan di RS Dr.Cipto Mangunkusumo adalah pemberian ekstra makanan cair khusus DM yang diperkaya tempe yang mengandung KH slow absorbed dan kandungan arginin dan isoflavon yang sangat dibutuhkan pasien DM. Tujuan : Untuk membandingkan pengaruh pemberian ekstra makanan cair formula RS yang diperkaya tempe dan makanan cair komersil terhadap asupan gizi dan kadar gula darah pada penyandang DMT2 di RS Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta. Cara Metode : Desain studi eksperimental Randomized Clinical Trial ( RCT). Sampel penelitian terbagi kedalam 2 kelompok, kelompok I mendapat perlakuan pemberian ekstra makanan cair formula RS yang diperkaya tempe, dan kelompok II adalah yang mendapat perlakuan pemberian ekstra makanan cair komersil. pengambilan sampel yaitu menggunakan Consecutive Random Sampling. pemberian ekstra makana n cair FRS berpengaruh Hasil : dari studi ini didapatkan terhadap peningkatan persentase asupan energi sebesar 24.4 (p<0.05), dan penurunan gula darah GDP (sebesar 44.4mg/dL) serta GDS (sebesar 87.2 mg/dL). Bila kelompok FRS dibandingkan dengan FK, perbedaan dalam penurunan gula darah diketahui tidak signifikan, dengan kata lain pengaruh pemberian FRS dapat dikatakan seefektif pemberian FK. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan pada asupan gizi sebelum dan sesudah pemberian ekstra makanan cair FRS (p<0.05) dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar gula darah sesudah pemberian ekstra makanan cair FRS dan FK (p>0.05).

Background: Proper diet modification is a method to increase intake in patients with DM type 2 in hospitals. Diet modification usually implemented at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital is liquid extra feeding for DM patients enriched with tempe containing slow absorbed carbohydrate, arginin and isoflavon much needed by DM patients. Objective: To compare effect of hospital formulated liquid extra feeding supplementation enriched with tempe and commercial liquid feeding to nutrition intake and blood glucose level of DM type 2 inpatients with inadequate nutrition intake at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital Jakarta. Method: The study was a randomised clinical trial (RCT). Samples consisted of 2 groups; one group supplemented with hospital formulated liquid extra feeding enriched with tempe and another group with commercial liquid extra feeding. Samples were taken using consecutive random sampling technique with block randomisation so that each group had equal subject. Result: Hospital formulated liquid extra feeding supplementation increased percentage of nutrition intake as much as 24.4 (p<0.05) and reduced blood glucose 44.4 mg/dL (fasting) and 87.2 mg/dL (non fasting). There was no significant difference between hospital formulated liquid extra feeding enriched with tempe and commercial extra feeding in reducing blood glucose. Conclusion: There was significant difference in nutrition intake before and after hospital formulated liquid extra feeding supplementation (p<0.05). There was no significant difference in blood glucose after the supplementation of hospital formulated liquid extra feeding and commercial extra feeding (p>0.05).

Kata Kunci : asupan zat gizi, DM tipe 2, kadar gula darah, makanan cair RS


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.