MEMBANGUN MODEL SAWAH LESTARI DAN MODEL PREDIKSI PERUBAHANNYA MENGGUNAKAN CELLULAR AUTOMATA DI KABUPATEN KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH
Arief Ika Uktoro, Dr. Suharyadi, M. Sc.
2013 | Tesis | S2 Penginderaan JauhSawah lestari merupakan sawah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah. Perlindungan lahan sawah lestari merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam penataan ruang. Kecenderungan penyempitan lahan sawah lestari yang meningkat dapat mengancam ketahanan pangan jika tidak segera ditanggulangi. Salah satu penangananya adalah dengan melakukan pemetaan sawah lestari dan prediksi terhadap perubahannya. Adapun tujuan penelitian ini adalah : 1) Membangun model sawah lestari berdasarkan citra QuickBird dan ALOS AVNIR-2; 2) Mengkaji perubahan lahan sawah lestari tahun 2006 hingga 2009; 3) melakukan prediksi perubahan lahan sawah lestari tahun 2015. Model sawah lestari dibangun berdasarkan pengurangan peta sawah hasil interpretasi citra dengan tiga parameter yaitu peta kesesuaian lahan tanaman padi, peta produktivitas dan peta irigasi. Kajian perubahan lahan sawah lestari dilakukan dengan overlay peta sawah lestari tahun 2006 dan tahun 2009, sehingga dapat dianalisis terjadinya penyempitan atau penambahan. Prediksi perubahan lahan sawah lestari menggunakan cellular automata rantai markov. Pada prediksi ini ada dua skenario cellular automata modifikasi yang digunakan. Skenario pertama bekerja menggunakan parameter kepadatan lahan terbangun, aksesbilitas dan zona nilai lahan. Skenario kedua bekerja mengikuti kesesuaian yang dibangun berdasarkan peta rencana tata ruang wilayah. Hasil penelitian menunjukanm model sawah lestari yang dibangun mempunyai akurasi luasan mencapai 98,5 % dibandingkan dengan data yang ada pada Dinas Pertanian dan Bappeda Kabupaten Klaten. Hasil kedua menunjukan bahwa terjadi penyempitan lahan sawah lestari selama kurun waktu tahun 2006 hingga 2009 sebesar 24 Ha per tahun. Akurasi prediksi penyempitan lahan sawah lestari pada skenario I adalah 45,68 % dan pada skenario II sebesar 41,37 %.
Sustainable rice paddy fields are defined by rules and regulations. Sustainable rice paddy fields protection is an integral part in the arrangement of space. The trend of reduction sustainable paddy reduction could threat food security isn’t addressed immediately. One solutions to addrass this problem is to map the sustainable rice area and its change prediction. The objectives of this research : 1) Build a model of sustainable rice based on QuickBird imagery and ALOS AVNIR-2, 2) Examines the sustainable wetland change 2006 to 2009, and 3) to predict sustainable wetland changes in 2015. The model is developed by overlay three parameters: paddy land suitability map, productivity and irrigation, with paddy field existing map. The study of Sustainable rice paddy fields change by overlay sustainable rice map in 2006 and 2009, which be analyzed the constriction or additions. Predicted changes in paddy fields sustainable use cellular automata markov chain. This research use two modified cellular automata’s scenario. The first scenario work using the density of built up area, accessibility and land value zone. The second scenario used spatial plans map. The results showed that accuration model of built sustainable rice area is 98.5%. Its compared to existing data on the Department of Agriculture and Bappeda district of Klaten. The second results showed that the reduction of sustainable paddy fileds during the period 2006 to 2009 are 24 hectares per year. The last result show that the prediction accuracy on the scenario I is 45.68% and is 41.37% in scenario II.
Kata Kunci : Sawah Lestari, Model Prediksi, Cellular Automata