Pendidikan Kesehatan melalui Pendidik Sebaya (Peer Educator) terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas pada Siswa SMA di Kota Kendari Sulawesi Tenggara
Putu Eka Meiyana Erawan, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, Ph.D
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang Keselamatan berlalulintas memiliki beberapa elemen yang saling terkait seperti jalan, kendaraan, dan pengemudi (manusia). Sekitar 50% kematian orang-orang pada umur 15-44 tahun disebabkan kecelakaan lalu lintas, dan remaja dengan umur 15-29 tahun menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu remaja perlu dibekali dengan pendidikan kesehatan terkait dengan pencegahan kecelakaan lalu lintas. Tujuan Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui pendidik sebaya (peer educator) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas pada siswa SMA di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Metode Rancangan penelitian adalah eksperimen semu atau quasi experiment dengan rancangan non-equivalent control group with pre-test and post-test. Subjek penelitian pada kelompok perlakuan 64 orang, dan kelompok kontrol 67 orang. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan, dan pemilihan pendidik sebaya (peer educator) juga dilakukan berdasarkan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis data yang digunakan untuk melihat perbedaan perlakuan antara 2 SMA di Kota Kendari adalah uji statistik paired ttest, sedangkan untuk membandingkan antara pengetahuan dan sikap dari masing-masing siswa dilakukan dengan uji statistik independent t test. Hasil Pendidikan kesehatan melalui pendidik sebaya (peer educator) pada kelompok perlakuan memiliki pengaruh yang bermakna secara statistik. Meskipun tidak begitu signifikan kenaikannya, tetapi baik pengetahuan maupun sikap memiliki perbedaan yang bermakna pada kelompok perlakuan dengan ceramah dan diskusi yang diperkuat oleh pendidik sebaya (peer educator) dengan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah dan diskusi. Kesimpulan Pendidikan kesehatan melalui pendidik sebaya (peer educator) memiliki pengaruh dalam peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas pada siswa SMA di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.
Background: Traffic safety is interrelated with roads, vehicles and drivers (people). About 50% of deaths in people of 15-44 years old is caused by traffic accident and adolescents of 15-29 years become victims of traffic accident. Therefore, adolescents need health education related to traffic accident prevention. Objective: The study aimed to analyze effect of health education through peer educator to increase of the knowledge and attitude in traffic accident prevention of senior high school students at Kendari City Southeast Sulawesi. Method: The study was a quasi experiment with non-equivalent control group with pre-test post-test design. Subject of the experiment group consisted of 64 people and the control group 67 people. Samples were based on purposive sampling with certain inclusion criteria. Selection of peer educator was also based on purposive sampling with certain inclusion criteria. Data analysis used statistical paired t-test to identify difference in the two groups and independent t- test to compare between knowledge and attitude of each student. Result: Health education through peer educator had significant effect on experiment group. The increase was not much significant but both knowledge and attitude had significant difference in the experiment group with lecture and discussion guided by peer educator and in the control group with lecture and discussion. Conclusion: Health education through peer educator increased knowledge and attitude in traffic accident prevention of senior high school students at Kendari City Southeast Sulawesi.
Kata Kunci : pendidik sebaya (peer educator), ceramah dan diskusi, pencegahan kecelakaan lalu lintas