EFISIENSI IMPLEMENTASI E-PROCUREMENT PADA PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA DI PEMERINTAH DAERAH (Studi Pada Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun 2008-2012)
Tuti Adiningsih, Ahmad Amin, S.E., M.Sc.
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi yang dicapai dengan melakukan implementasi sistem e-Procurement di Pemerintah Kota Yogyakarta pada tahun 2008—2012 dan melihat perbandingan antara sistem pengadaan barang dan jasa secara manual atau konvensional dan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (e-Procurement). Hal tersebut akan menunjukkan bagaimana efisiensi yang terjadi selama penerapan sistem pengadaan barang dan jasa melalui internet. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara kepada pihak-pihak di LPSE dan ULP Kota Yogyakarta. Data sekunder diperoleh data anggaran pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD Pemerintah Kota Yogyakarta tahun 2008—2012. Selanjutnya, peneliti melakukan eksplorasi mendalam mengenai hasil-hasil temuan di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi yang terjadi dalam pengadaan barang dan jasa terdiri dari dua jenis efisiensi yaitu efisiensi operasional dan efisiensi anggaran. Efisiensi tersebut diperoleh dengan melakukan perbandingan antara pengadaan barang dan jasa secara konvensional dan pengadaan melalui e-Procurement. Efisiensi operasional yang diperoleh terkait efisiensi dari segi waktu, belanja modal, dan intensitas pertemuan antara vendor dan user. Persentase efisiensi anggaran yang diperoleh pada tahun 2008—2012 adalah tahun 2008 sebesar 6 persen, tahun 2009 sebesar 13,3 persen, tahun 2010 sebesar 14 persen, tahun 2011 sebesar 19,8 persen, dan 2012 sebesar 13,07 persen.
This study aims to determine the efficiency that achieved in implementing E-Procurement system in the local Government of Yogyakarta in 2008-2012, as well as to compare the procurement system manually or conventional procurement with electronic public procurement (e-Procurement). After that it will know how efficient that occured during the application of the procurement of goods and services take with internet based. The data used are primary data and secondary data. The primary data obtained from interviews with the parties in LPSE and ULP Yogyakarta. Secondary data was collected from budget data for the procurement of goods and services sourced from the budget the loval government of Yogyakarta in 2008 through 2012. The method used is descriptive qualitative analysis, researchers conducted in-depth exploration of the findings in the object research. The results of this study suggest the efficiency that occurs in the procurement of goods and services consist of two types of efficiency, which is the efficiency of operational and budget efficiency. Efficiency by making a comparison between the government procurement of goods and services with conventional procurement through e-Procurement. Operational efficiencies related to the efficiency gained in terms of time, capital expenditure and intensity of meetings between vendor and user. The efficiency of the budget obtained in 2008 through 2012 are the percentage efficiency obtained in 2008 is 6 percent, in 2009 which amounted to 13,3 percent, in 2010 which amounted to 14 percent, 19,8 percent in 2011 and 2012 of 13,07 percent.
Kata Kunci : conventional procurement, e-Procurement, efficiency.