IKLAN KAMPANYE CALON LEGISLATIF (STUDI KASUS DI KOTA PADANG)
Alex Darmawan, S.S, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo,
2013 | Tesis | S2 LinguistikIklan politik memiliki fenomena tersendiri karena kehadirannya tidak setiap waktu. Ia hadir pada waktu tertentu, yakni di saat pemilu anggota DPR, DPD, DPRD, kepala pemerintahan seperti presiden, gubernur dan bupati/walikota. Penelitian ini mengambil judul “ Iklan Kampanye Calon Legislatif: Studi Kasus di Kota Padang â€. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, bentuk pemanfaatan aspek kebahasaan, jenis tindak tutur, pelanggaran prinsip kerja sama dan fungsi bahasa dalam iklan politik di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap penyediaan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data, data dikumpulkan dengan mencari kliping di media massa koran pada tahun 2009 mengenai iklan politik, kemudian dipotret dan dicatat. Metode dalam analisis data adalah metode kontekstual dengan menggunakan teori dalam kajian sosiopragmatik. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara deskriptif. Struktur iklan politik di Kota Padang dibentuk oleh dua komponen. Komponen tersebut dibagi menjadi kompenen utama dan komponen penguat. Bentuk pemanfaatan aspek kebahasaan yang ditemui dalam iklan politik di Kota Padang terdiri dari penulisan haruf kapital, repetisi, singkatan, akronim, alih kode, campur kode, pantun, karmina, metafora, dan antitesis. Jenis tindak tutur yang ditemui dalam iklan politik di Kota Padang dilihat dari strateginya, yakni tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung. Kemudian, tindak tutur yang dilihat dari fokusnya ditemukan tindak tutur representatif, tindak tutur direktif dan tindak tutur komisif. Untuk pelanggaran prinsip kersa sama dalam iklan politik di Kota Padang ditemukan adanya pelanggaran maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Fungsi bahasa yang ditemui dalam iklan politik di Kota Padang yakni, fungsi ekpresif, fungsi direktif, fungsi informatif, dan fungsi propaganda.
-
Kata Kunci : Iklan politik, struktur iklan, aspek kebahasaan, tindak tutur, pelanggaran maksim, dan fungsi bahasa.