Laporkan Masalah

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIDAKMERATAAN PENDAPATAN MASYARAKAT TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TENGAH, 2007-2011

Nasirudin, Dr. Budiono Sri Handoko, M.A.,

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini dilakukan di Provinsi Jawa Tengah, bertujuan untuk mengetahui hubungan segitiga antara pertumbuhan ekonomi, ketidakmerataan pendapatan masyarakat dan kemiskinan, apakah pertumbuhan ekonomi berpengaruh meningkatkan atau menurunkan ketidakmerataan pendapatan, untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan ketidakmerataan pendapatan masyarakat terhadap kemiskinan, serta untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah telah berpihak pada kaum miskin (pro-poor growth). Penelitian ini menggunakan data panel terdiri dari PDRB per kapita tanpa migas, indeks Gini, dan persentase penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah periode tahun 2007-2011. Data tersebut merupakan data sekunder dari 35 kabupaten/kota yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik. Metoda analisis data panel menggunakan analisis deskriptif tren kemiskinan dan analisis regresi dengan fixed effect model( cross-section weights), dan analisis propoor growth index/PPGI Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan tren kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah menurun, walaupun ada satu kabupaten/kota tren kemiskinan meningkat yaitu Kota Pekalongan. Pertumbuhan ekonomi menimbulkan peningkatan ketidakmerataan pendapatan dengan nilai elastisitas 1,48, yang berarti apabila terjadi peningkatan PDRB per kapita 1 persen akan berpengaruh meningkatkan ketidakmerataan pendapatan sebesar 1,48 persen. Pertumbuhan ekonomi juga mempengaruhi tingkat kemiskinan, dimana setiap peningkatan PDRB per kapita satu persen akan mengurangi kemiskinan sebesar 1,303 persen, dan pengaruh ketidakmerataan pendapatan masyarakat terhadap kemiskinan pengaruhnya akan meningkatkan kemiskinan sebesar 0,056 persen jika terjadi peningkatan ketidakmerataan pendapatan masyarakat 1 persen, sedangkan dari hasil analisis pro-poor growth index/PPGI menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah selama periode penelitian merupakan pertumbuhan yang pro-poor.

inquality The research is conducted in Central Java Province, it aims to find out triangle relation between economic growth, income and poverty; does economic growth increase or decrease income inquality; to find out the effect of economic growth and income inquality toward poverty and if economic growth in Central Java province pro-poor PDRB This research uses panel data: per capita Gross Regional Domestic Product/ (exclude oil and gas), index Gini and poor population percentage by cities in Central Java province from 2007-2011. Those are secondary data of 35 districts/cities in Central Java published by Central Statistic Bureau. Data will be analyzed using descriptive analysis of poverty trend, regression analysis with fixed effect model (cross-section weights) and Central Java pro-poor growth index analysis. The Result shows that poverty trend in the province of Central Java is decreasing in general; only one district is increasing which is in Pekalongan city. Economic growth increases income inquality by elasticity 1.48, which means if there is increase in PDRB per capita by 1 percent will increase income inquality by 1,48 percent. Economic growth also affects poverty rate where each PDRB increase by 1 percent per capita decreases poverty rate by 1,303 percent. Meanwhile, income inquality increases poverty by 0,056 percent if income inquality increases by 1 percent. Pro-poor growth index analysis shows that during the research period, economic growth in Central Java is a pro-poor growth

Kata Kunci : Pertumbuhan ekonomi, ketidakmerataan pendapatan, dan kemiskinan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.