Laporkan Masalah

CITRA PEREMPUAN MESIR: TINJAUAN KRITIK SASTRA FEMINIS TERHADAP NOVEL WA NASĪTU ANNĪ IMRA’AH KARYA IHSĀN ABDUL QUDDŪS

Muh. Luqman Arifin, Prof. Dr. Taufiq A. Dardiri, S.U.,

2013 | Tesis | S2 Ilmu Perbandingan Agama/Kajian Timur Tengah

Penelitian ini berjudul “Citra Perempuan Mesir: Tinjauan Kritik Sastra Feminis Terhadap Novel Wa Nasītu Annī Imra’ah Karya Ihsān Abdul Quddūs. Kajian ilmiah yang diuraikan dalam penelitian ini bertumpu pada sebuah masalah, yaitu citra perempuan dalam novel WNAI. Novel ini mengangkat isu gender dalam kaitannya dengan kekuasaan dunia patriarkhi yang masih mendominasi kehidupan masyarakat Arab dengan menampilkan potret sosial yang berlatar belakang Mesir. Penelitian yang dilakukan secara teoritis bertujuan mendeskripsikan, mengungkapkan citra perempuan Mesir pascarevolusi tahun 1952 dalam novel WNAI yang meliputi subordinasi, stereotipe, dan ketidakadilan di dalamnya. Selain itu, memaparkan konstruksi feminis di dalam novel WNAI sehingga memberikan wawasan sadar gender. Adapun secara praktis penelitian ini bertujuan membuka wawasan kepada pembaca bahwa kaum perempuan mempunyai kemampuan yang setara dengan laki-laki, jika mereka diberikan hak dan kesempatan yang sama. Dalam penelitian ini, pengungkapan citra perempuan yang dilakukan dengan menggunakan kritik sastra feminis bersifat kualitatif sehingga jenis data yang diambil pun bersifat kualitatif. Adapun tahap-tahap penelitian yang dilakukan ialah melakukan pembacaan kritis terhadap objek penelitian yang telah ditetapkan, melakukan pengumpulan data, analisis data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perempuan dalam budaya Arab-Mesir yang bertolak pada budaya patriarkhi adalah makhluk yang distigmakan tetap berada di wilayah domestik. Perempuan cukup berdiam di rumah, mengurus dapur, mengasuh anak, tidak perlu berpendidikan tinggi, dan berkiprah di ruang publik.

The title of this study is \"The Image of Egyptian Women: Overview of Feminist Literary Criticism Against The Novel ‘Wa Nasītu Annī Imra'ah’ written by Ihsān Abdul Quddūs. This study relies on an issue, that is the image of women in The Novel ‘Wa Nasītu Annī Imra'ah’. This novel raised the issue of gender in relation to the power of the patriarchal world that still dominates Arab society with a social portrait of Egyptian background. The study theoretically aims at describing and revealing the image of women in the 1952 post-revolutionary in Egypt which covers subordination, stereotyping, and injustice images. In addition, it describes the feminist formula in the novel that provides insight for gender conscious. Practically this study aims to broaden the reader that women have equal capacity with men, if they are given the same rights and opportunities In this study, the image of women is diclosured by using a qualitative feminist literary criticism that type of collected data is qualitative in nature. The stages of study consist of critical reading of the defined object, collecting and analysing data and drawing conclusions. The results show that the image of women in the Arab-Egyptian culture, which is based on the culture of patriarchy is considered as stigmatized creature remains in the domestic sphere. Women should stay at home, take care of kitchen, raise children, do not need highly educated, and active in the public sphere.

Kata Kunci : citra, perempuan Mesir, kritik sastra feminis.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.