Laporkan Masalah

PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN MELALUI MODEL KAMPUNG KONSERVASI DI DESA MALASARI KECAMATAN NANGGUNG KABUPATEN BOGOR

Franky Petrus Panjaitan, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, MS.

2013 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan; 2) mengidentifikasi fa torfaktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan dan 3) merumuskan langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan. Penelitian ini dilakukan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Metode dasar yang digunakan adalah mixed method - dengan metode kualitatif mendukung metode kuantitatif. Jumlah sampel diambil sebanyak 100 orang dari anggota kelompok Model Kampung Konservasi (MKK) dengan teknik proportional random sampling dan 8 orang informan untuk wawancara mendalam. -pemerintah, sedangkan faktor Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan masih rendah, diindikasikan dengan proporsi jumlah masyarakat yang berpartisipasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang tidak memberikan partisipasi mereka dalam pengelolaan kawasan hutan. Faktor-faktor yang nyata mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan di Desa Malasari adalah pendidikan nonformal, luas lahan garapan, jumlah tanggungan keluarga, kegiatan penyuluhan oleh pemerintah dan kegiatan penyuluhan oleh non -faktor yang tidak nyata mempengaruhi partisipasi masyarakat adalah motivasi, persepsi dan peranan ketua kelompok. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan antara lain: 1) membangun kondisi yang kondusif di dalam kelompok MKK dengan melibatkan seluruh anggota masyarakat; 2) memberikan sosialisasi dan penjelasan kepada seluruh masyarakat terhadap kegiatan pengelolaan kawasan hutan yang sedang dan akan dilakukan; 3) meningkatkan kegiatan penyuluhan; 4) mengikutsertakan anggota kelompok MKK dalam pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan masyarakat; dan 5) membentuk kelompok usaha atau koperasi untuk mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

measures The objectives of this study are: 1) determine the level and proportion of community participation in forest management, (2) identify the factors affecting the community’s participation in forest management, (3) give some improvement that can be done to increase community participation. The study was conducted in Malasari Village, Nanggung Subdistrict, Bogor Residence, West Java Province, using mixed method - the qualitative support quantitative method. The total samples were 100 respondents which took from the group member of Model Kampung Konservasi (MKK) and 8 informants. The respondents and informants were respectively sampled using random and purposive sampling techniques. : The results showed that the level of community participation in the program was low, proven by the proportion of community participation of most community in Malasari Village in forest management is at low level. The factors that significantly affected community participation are nonformal education, extent of agricultural land, family dependents, extension activities by government and extension activities by non-government. The factors were not significant are motivation, perception and the role of group leader. Furthermore, the steps that can be done for the improvement of community participation are 1) establish a well condition inside the MKK; 2) disseminating and explain the forest management activities to the community; 3) increase extension activities in order to obtain additional knowledge and skills; 4) involving members of the MKK in training to improve their skills so they can increase the income and prosperity and 5) form a group efforts to support activities that improve the welfare of society.

Kata Kunci : partisipasi masyarakat, pengelolaan kawasan hutan, MKK


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.