Laporkan Masalah

PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENYALURAN KREDIT PADA PT.(PERSERO) PERMODALAN NASIONAL MADANI Tbk (PNM) CABANG YOGYAKARTA

Ananto Prasetyo Wijanarko, Ninik Darmini SH. M.Hum.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini menitik beratkan masalah penerapan prinsip kehati-hatian yang dilakukan PT.(Persero) Permodalan Nasional Madani Cabang Yogyakarta dalam penyaluran kredit. Hal ini dikarenakan kredit merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat perkembangan UMKMK yang penyalurannya tidak memerlukan agunan tambahan lagi. Fokus penelitian juga mencakup upaya-upaya PT.(Persero) Permodalan Nasional Madani cabang Yogyakarta dalam meminimalisasi non performing loan (NPL). Penelitian ini merupakan penelitian yuridis emphiris, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Penunjang penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan disampaikan dengan metode deskriptis analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT.(Persero) Permodalan Nasional Madani cabang Yogyakarta menerapkan Character, Capacity, Capital dan Condition of Economic serta monitoring terhadap laporan keuangan dan kegiatan usaha debitur secara periodik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sedangkan untuk Colaterall agunan, pelaksanaan penilaian kualitasnya diperketat. Upaya yang dilakukan PT.(Persero) Permodalan Nasional Madani cabang Yogyakarta untuk meminimalisasi non performing loan (NPL) dengan melakukan batas maksimum pemberian kredit dengan melihat kondisi debitur dari sisi keamanan dalam penilaian Capacity dan Condition of Economic.

The study put emphasis on the application of prudent lending principle at PT. (Persero) Permodalan Nasional Madani of Yogyakarta Branch Office. This is due to the fact that credit is one of the government programs intended to boost the development of UMKMK, the disbursement of which requires no additional collateral. The focus of the study included the efforts of PT. (Persero) Permodalan Nasional Madani of Yogyakarta Branch Office to minimize the Non-Performing Loan (NPL). The study is legal-empirical in nature, which means that it emphasis is in the field work to obtain the primary data. Complementary to this study is the secondary data, which consist of the primary and secondary legal materials. The collected data were analyzed qualitatively and presented using the method of descriptive analysis. The results indicate that PT. (Persero) Permodalan Nasional Madani of Yogyakarta Branch Office applied the 5Cs: Character, Capacity, Capital and Condition, and monitors the financial statements and operation of the debtor on a periodical basis, in accordance with the enacted provision, and tighten the collateral quality assessment. The efforts by PT. (Persero) Permodalan Nasional Madani of Yogyakarta Branch Office in minimzing the non-performing loan (NPL) by setting the legal lending limits by considering the condition of debtor in terms of security to asses its capacity and economic condition..

Kata Kunci : Prinsip Kehati-hatian, perjanjian kredit, PT.Permodalan Nasional Madani


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.