ANALISIS PELUANG PENGGUNA JASA BERSEDIA MENGGUNAKAN JASA PELAYANAN PENGIRIMAN BARANG DOMESTIK (Studi Kasus : Service YES PT. JNE Ex. Jakarta-Jawa Timur)
MARIA MAGDALENA P.P., Prof. Dr. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc.
2013 | Tesis | S2 Mag. S. & T.TransportasiBerkembangnya bisnis online seller berdampak pada semakin meningkatnya perusahaan jasa pengiriman barang. Masing-masing perusahaan jasa menawarkan kualitas pelayanan yang menarik pengguna jasa agar bersedia menggunakannya. PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) sebagai perusahaan pengiriman barang khususnya domestik telah menawarkan beberapa service layanan, namun seiring permasalahan kemacetan di jalan telah menyebabkan biaya operasional yang semakin meningkat. Hal ini menyebabkan perusahaan jasa mengambil langkah untuk menaikkan biaya pengiriman barang, namun harus terlebih dahulu mengetahui batas tarif yang masih dimaklumi oleh pengguna sesuai dengan kualitas pelayanannya. Menilik hal tersebut, perlu kiranya dilakukan kajian untuk mengetahui bagaimana peluang kesediaan menggunakan jasa sesuai dengan kenaikan tarif yang diingikan oleh pengguna jasa dengan terlebih dahulu mengkaji kualitas pelayanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan calon pengguna. Dalam penelitian ini faktor pelayanan yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan pihak PT. JNE dan hasil questioner kepada pihak pengguna jasa, kemudian diolah dengan tehnik state preference dan permodelan ordered probit sehingga diketahui besaran probabilitas kesediaan calon pengguna jasa di PT. JNE yang berada pada tarif yang direncanakan untuk memanfaatkan jasa pengiriman barang dengan standar pelayanannya. Skenario model pelayanan jasa pengiriman barang yang ditawarkan dalam pelaksanaan survei ini terdiri dari perkiraan tarif, waktu tiba, jaminan uang kembali, ekstra service dan tingkat prioritas terhadap barang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna jasa bersedia menggunakan jasa pengiriman barang apabila jasa layanan yang harus ada di PT. JNE pada service YES adalah jaminan akan uang kembali, jaminan akan barang yang rusak, packaging barang dan tarif pengiriman barang. Besaran prosentase bersedia menggunakan jasa pengiriman barang jika fasilitas pelayanan ini tidak disediakan adalah sekitar 1,3% . Prosentase tersebut akan naik menjadi 84,45% jika keberadaan jasa pengiriman barang menyediakan kebijakan dengan menaikkan layanan dalam hal jaminan akan uang kembali, jaminan akan barang yang rusak, packaging barang dan tarif pengiriman barang. Kemudian dari hasil prosentase tersebut diperoleh pilihan terbaik untuk memaksimalkan peluang pengguna jasa menggunakan jasa pelayanan JNE tarif pengiriman barang dinaikkan Rp30.000,00 dengan waktu pengiriman barang + 18 jam dengan penambahan ekstra service dan dan tingkat prioritas ditingkatkan.
The growth of Online Seller has an impact for some delivery company goods. Each of company offering a good service quality for customers to use their services.PT. JNE as one of a delivery compay goods has offering some services. But the traffic problems on delivery caused operational cost increased. Many of a delivery company goods took an action to raise cost cargo transport but raise cost cargo should known about the minimum rate that customers can use it depend on their service quality. Considering that, should has a study to know about the Willingness to Pay of customer use the services based on theincrease rate that wanted by customersrelated to the service quality. In this research service quality factors has been collect from the interview of JNE employee and questioner to customers. Then the results has been process with Stated Preference Technic and Ordered Probit Model that known probability of Willingness to Pay customers based on a good service quality. Scenario of this model on this study based on estimated tariff, estimated time delivery, money back quarentee, extra priority on good and service levels The result shown that customers agree to use the rate of JNE services especially on YES service unless YES services has money quarentee back, quarentee on goods damaged, a good packaging. The percentage (1.3 % respondent) willing use courier services of JNE if this facility in this service is not provided. The percentage will be rise (up to 84.45 %) if the existence of courier services provide policy by raising service in terms of money back quarentee, quarentee on goods damaged, packaging goods and tariff shipping goods. The result on this percentage shown that JNE services raise on Rp30.000,00 with estimated time delivered 18 hours at destination and priority on good and service level.
Kata Kunci : jasa pengiriman barang, kualitas layanan, state preference, ordered probit