Laporkan Masalah

MEGA EVENT SAIL BANDA 2010 PERANGKAT PEMBANGUNAN KEMBALI KOTA AMBON PASCA KONFLIK

Henry L. J. Tanasale, M. Sani Roychansyah, S.T., M.Eng., D.Eng.

2013 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Mega event adalah event skala terbesar dengan reputasi internasional. Mega event mampu menyerap peserta dalam skala yang besar, serta memberikan keuntungan signifikan bagi hosting, dalam kaitannya dengan pengoptimalan berbagai tipologi pembangunan kembali kota. Pembangunan kembali yang dilakukan tentunya akan memberikan impak multisektoral dan jangka panjang (Masterman, 2009). Kota Ambon merupakan salah satu kota yang cukup gencar menggunakan event sebagai perangkat pembangunan kembali kawasan kota. Pasca konflik Maluku 19 Januari 1999 yang berujung pada rusaknya infrastruktur serta penurunan kualitas sumber daya manusia, pemerintah mencari solusi praktis untuk mengkatalisasi proses pembangunan. Salah satu perangkat yang digunakan adalah event-event skala nasional maupun internasional diantaranya mega event Sail Banda 2010 (27 Juli hingga 8 Agustus 2010). Secara kasat mata, peranan event perlombaan yacth taraf internasional ini sangat besar dalam pembangunan kembali Kota Ambon pasca konflik, baik sebagai katalisator maupun stimulator pembangunan di berbagai sektorsektor vital (Sahusilawane, 2012). Berdasarkan pemaparan tersebut, timbul pertanyaan vital dalam penelitian ini yakni bagaimanakah proses keterkaitan, impak dan keberlanjutan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keoptimalan mega event Sail Banda 2010 sebagai perangkat pembangunan kembali Kota Ambon pasca konflik? Untuk itu dilakukan sebuah pengkajian akademis dengan judul: “Mega Event Sail Banda 2010: Perangkat Pembangunan Kembali Kota Ambon Pasca Konflik.” Untuk menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut, dilakukan pengkajiaan dengan menggunakan metode studi kasus eksplanatoris, dengan menggunakan berbagai bekal preposisi untuk verifikasi di lapangan. Setelah dilakukan pengkajian ditemukan berbagai impak positif yang diwariskan Sail Banda bagi kerangka pembangunan berkelanjutan di Kota Ambon. Di sisi lain, event tersebut dinilai mampu mengakatalisasi pembangunan kembali fisik kota serta membangun dan mencitrakan semangat rekonsiliasi dan kondusivitas masyarakat pasca konflik. Bahkan, hanya berselang beberapa tahun, event tersebut telah mampu menstimulir percepatan pertumbuhan sektor-sektor vital di Kota Ambon. Dengan berbagai dampak yang signifikan baik bagi infrastruktur dan masyarakat Kota Ambon, Sail Banda dinilai sebagai salah satu event unik yang sangat sukses menbangun kembali Kota Ambon, pasca terjadinya konflik.

Mega event is the largest-scale event with an international reputation. Mega event were able to entangled a huge number of attendees, as well as providing significant benefits for hosting in optimization of the various typologies of urban redevelopment. Surely, this re-development will give long-term and multi-sectoral impact (Masterman, 2009). Ambon is one of a fairly intense city that use event as the urban redevelopment instrument. After conflict in Moluccas on 19th of January 1999, which led to the destruction of infrastructure in Ambon city, the government try to find an instant solution to accelerate the development process, include using national and international events like mega event of Sail Banda 2010 (held on July 27 to August 8, 2010). Visibly, the role of international yacht race has a great significance in post-conflict redevelopment in Ambon city, as well as a development catalyst or stimulant in various sectors (Sahusilawane, 2012). Based on the reasons which explained earlier, a general question appointed is how was the relevance process, impact and continuity, also the factors that influence the successful of mega event Sail Banda 2010, as an instrument for postconflicts redevelopment in Ambon city? For that reason, consideration of this study titled: “Mega Event of Sail Banda 2010: An Instrument for Post-conflicts Redevelopment in Ambon City.” In order to find a good explanation of that question, this research uses the explanatory case study method with various preposition as substance of verification in field. This study has found a kind of positive impact which derive from Sail Banda for a framework of continuity development in Ambon City. In addition, this event was appreciable to catalyzed the physical redevelopment of Ambon, and also enable to build and imiging spirit of reconciliation and safety among society after conflict. Moreover, in several years, Sail Banda deliver a great significance to stimulate the growth accelerating of important sectors in Ambon city. With that kind of significance, Sail Banda was appreciabled as one of the unique event which successfully re-development Ambon city post conflict.

Kata Kunci : mega event, pembangunan kembali, Kota Ambon, pasca konflik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.