Laporkan Masalah

PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS YANG DIBERIKAN KEMORADIASI BERBASIS CISPLATIN DENGAN CISPLATIN TUNGGAL DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA

IRFAN MULYANA MUSTOFA, dr. H. Heru Pradjatmo, M.Kes, SpOG(K)

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Tujuan: Membandingkan kualitas hidup penderita kanker serviks yang diberikan kemoradiasi berbasis Cisplatin dan Cisplatin tunggal serta faktorfaktor risiko yang mempengaruhinya. Material dan Metode: Penelitian dengan rancangan kohort retrospektif pada 146 penderita kanker serviks, masing-masing 73 orang telah selesai mendapatkan 1 seri kemoradiasi Cisplatin + 5-FU mingguan atau Cisplatin 3 mingguan di RSUP dr Sardjito Yogyakarta. Penilaian kualitas hidup menggunakan EORTC QLQ-C30 dan QLQ-CX24. Distribusi data diuji secara analitik dengan Kolmogorov-Smirnov. Data kategorik diuji dengan Chi- Square, sedangkan data kontinyu diuji dengan Mann-Whitney. Analisis mutivariabel menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney didapatkan perbedaan rerata yang bermakna hampir dalam semua item, kecuali item diare pada QLQ-C30 dan item fungsi seksual/vaginal pada QLQ-CX24. Nilai rerata kualitas hidup kelompok Cisplatin + 5-FU lebih tinggi daripada Cisplatin tunggal (72,60 + 16,98 vs 62,22 + 16,73). Didapatkan hubungan bahwa kualitas hidup tinggi pada pemberian kemoradiasi Cisplatin + 5-FU 1,73 kali daripada Cisplatin tunggal (RR 1,73; 95% CI 1,14 – 2,61; p = 0,007). Hasil analisis multivariabel, tidak didapatkan perbedaan bermakna antara jenis kemoradiasi Cisplatin + 5-FU dengan Cisplatin tunggal (p = 0,239) terhadap kualitas hidup. Namun variabel interval waktu dan stadium/terapi operasi memberikan pengaruh terhadap kualitas hidup dengan perbedaan bermakna (p = 0,033 & p = 0,000). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan bermakna kualitas hidup penderita kanker serviks pada jenis kemoradiasi antara kombinasi Cisplatin + 5-FU dengan Cisplatin tunggal di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Objective: Comparing the quality of life in patients with cervical cancer given Cisplatin-based versus single Cisplatin chemoradiation and risk factors that influencing. Material dan Method: A retrospective cohort study design in 146 patients with cervical cancer. Seventy three patients in each group have completed 1 series of weekly Cisplatin + 5-FU or 3 weekly Cisplatin chemoradiation at Sardjito Hospital Yogyakarta. For assessing the quality of life, the author used EORTC QLQ-C30 and QLQ-CX24. Data distribution was analytically tested by Kolmogorov-Smirnov. Categorical data were tested with Chi-Square, while continous data with Mann-Whitney test. Multivariable analysis used logistic regression. Result: The results of Mann-Whitney test found significant mean difference almost in all items, except for item of diarrhea in QlQ-C30 and sexual/vaginal function item in QLQ-CX24. The mean value of quality of life in Cisplatin + 5- FU is higher than single Cisplatin (72.60 + 16.98 vs 62.22 + 16.73). We found relationship of high quality of life in Cisplatin + 5-FU chemoradiation 1.73 times than single Cisplatin (RR 1.73; 95% CI 1.14 – 2.61; p = 0,007). The results of multivariable analysis found no significant differences of the types of chemoradiation between Cisplatin + 5-FU versus single Cisplatin (p = 0,239) in quality of life. However, time intervals and stage/surgical treatment variables impact the quality of life with significant differences (p = 0,033 & p = 0,000). Conclusion: No significant differences in quality of life of patients with cervical cancer on the type of chemoradiation between combination of Cisplatin + 5-FU or single Cisplatin at Sardjito Hospital Yogyakarta.

Kata Kunci : Kualitas hidup, kanker serviks, Cisplatin, 5-Fluorouracil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.