PENYELESAIAN KREDIT MACET PASCA GEMPA BUMI PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KANTOR CABANG BANTUL
E.ELIS PRASASTI, Taufiq El Rahman,S.H,M.Hum.,
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan penelitian mengenai Penyelesaian Kredit Macet Pasca Gempa Bumi Pada Bank Pembangunan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Kantor Cabang Bantul ini untuk mengetahui mekanisme pemberian kredit, mekanisme penyelesaian kredit macet, alasan dan risiko bahwa teori dan norma overmacht yang obyektif dan permanen tidak dapat diterapkan pada Bank Pembangunan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Cabang Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dan empiris, pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder dengan mempelajari dan mengkaji berbagai buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan erat dengan kredit macet akibat overmacht yang obyektif dan permanen.Penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari sumbernya melalui wawancara dengan responden. Data-data yang dikumpulkan dianalisa secara kualitatif , kesimpulan diambil dengan menggunakan metode berfikir induktif . Hasil penelitian ini adalah mekanisme pemberian kredit berpedoman pada prinsip kehati-hatian, kredit macet akibat overmacht 27 Mei Tahun 2006 dilakukan dengan restrukturisasi, hapus buku, dan program Corporate Social Responsibility . Teori dan norma overmacht yang obyektif dan permanen tidak dapat diterapkan karena bank wajib menempuh cara-cara yang tidak merugikan bank dan kepentingan nasabah yang mempercayakan dananya kepada bank. Bank tunduk pada peraturan yang ditetapkan Bank Indonesia sebagai pembina dan pengawas bank di Indonesia. Risiko penerapan teori overmact yang obyektif dan permanen adalah kerugian yang sangat besar dan sanksi dari Bank Indonesia.
The purpose of this research is h is to find the mechanism of credit giving, mechanism of loss credit solving, the reason & risk of permanent objective overmacht theory and norm can not be applied on Bank Pembangunan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Cabang Bantul. This research is normative and empiric research which uses textual research and field research data collecting methods. Textual research is used to find secondary data and done by reading and analyzing the books and rules about regulations which deal with bad credit from the use of objective and permanent overmacht. Field research is used to find the primary data by visiting the source (Bank Pembangunan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Cabang Bantul Cabang Bantul), doing interview with respondents using pre-arranged set of questions suited to the field condition. The data then analyzed using qualitative method and the conclusion is drawn using inductive thinking method. The result of this research is the credit-giving mechanism which is based on cautious principle, loss credit from the overmacht 27th May 2006 is done by doing restructurerization , record off ,and Corporate Social Responsibility program. Permanent and objective overmacht theory and norms can not be applied because the bank have an obligation to use a way which does not cause financial loss to both the customers and the bank itself. The bank must follow the rules set by Bank Indonesia as the leader and watcher of all banks in Indonesia. The risk of using objective and permanent overmacht theory is dealing with great financial loss and having sanctions from Bank Indonesia.
Kata Kunci : Kredit macet , overmacht, restrukturisasi, hibah dana