Laporkan Masalah

OPTIMASI FORMULASI TABLET EKSTRAK SARANG SEMUT (Hydnophytum formicarum Jack) MENGGUNAKAN DESAIN FAKTORIAL

SUGIYONO, Prof. Dr. Achmad Fudholi, DEA., Apt,

2013 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Hydnophytum formicarum Jack adalah tanaman obat yang secara tradisional digunakan untuk mengobati gangguan jantung, memiliki efek antiinflamasi dan antiparasit serta dapat digunakan untuk mengobati hepatitis, rematik, dan diare. Untuk mendapatkan suatu sediaan tablet ekstrak sarang semut dengan sifat fisik yang memenuhi persyaratan, telah dilakukan penelitian tentang formulasi tablet ekstrak sarang semut menggunakan Avicel PH 102 sebagai bahan pengisi-pengikat dan Explotab sebagai bahan penghancur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Avicel PH 102 dan Explotab beserta interaksinya terhadap kekerasan dan waktu hancur tablet ekstrak sarang semut. Untuk tujuan tersebut, digunakan desain faktorial dengan Avicel PH 102 kadar 20% dan 90% serta Explotab 2% dan 8% dari bobot ekstrak. Tablet ekstrak sarang semut dibuat dengan metode kempa langsung. Respon yang diamati adalah kekerasan dan waktu hancur tablet. Hasil penelitian menggunakan Yate’s treatment dan uji Anava, menunjukkan bahwa Avicel PH 102 berpengaruh dalam meningkatkan kekerasan dan waktu hancur tablet, sedang Explotab berpengaruh dalam menurunkan kekerasan dan waktu hancur tablet. Penambahan keduanya tidak memberikan interaksi terhadap kekerasan dan waktu hancur tablet.

Hydnophytum formicarum Jack (sarang semut) is a medical plant used traditionally for its cardiovascular, antiinflamatory and antiparasitic effects and have been used for treatments of hepatitis, rheumatism and diarrhea. In order to produce tablets which physical characteristics fill the standard, a research of sarang semut extract tablet formulation has been carried out by using Avicel PH 102 as fillers-binder and Explotab material as disintegrant. This research was aimed to find out the influence of Avicel PH 102 and Explotab and their interaction to the hardness and disintegration time of sarang semut extract tablet. For that purpose, a factorial design with Avicel PH 102 in 20%-90% and Explotab in 2%-8% was used. Tablets were made by a direct compression method. Respons observed were the tablet hardness and disintegration time. Based on the data analyzed by Yate’s treatment and Anava test, the Avicel PH 102 significantly increased tablet hardness and disintegration time, while the Explotab reduced tablet hardness and disintegration time. Combination of Avicel PH 102 and the Explotab did not showed interaction to the tablet hardness and disintegration time.

Kata Kunci : Desain faktorial, Avicel PH 102, Explotab, Tablet ekstrak sarang semut


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.