Penggunaan Intranet dalam Proses Komunikasi Internal dan Implikasinya Bagi Organisasi Studi Kasus Penggunaan Intranet dalam Proses Komunikasi Internal dan Implikasinya Bagi Organisasi di Kementrian Perindustrian
NURHIDAYATI KUSUMANINGTYAS, Prof. Dr. Nunung Prajarto, M.A.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Ilmu KomunikasiPenelitian ini berangkat dari fenomena adanya peningkatan penggunaan teknologi komunikasi berbasis internet dalam hal ini intranet pada organisasi publik sejak hampir dua dekade terakhir. Namun demikian studi mengenai penggunaan intranet pada organisasi publik belum banyak mendapat perhatian. Penelitian ini akan menggunakan studi kasus dengan tujuan untuk mendapatkan latarbelakang yang detil, intensif dan mendalam mengenai penggunaan intranet dalam proses komunikasi internal dan implikasinya dalam sebuah organisasi. Selain itu pertimbangan lainnya adalah kasus penggunaan teknologi informasi dalam hal ini intranet di organisasi publik merupakan fenomena unik dan menarik karena organisasi publik yang dalam pengelolaannya menggunakan sistem birokrasi yang rumit, bertingkat, kompleks kemudian dihadapkan pada suatu konteks lingkungan yang memaksanya harus menggunakan teknologi komunikasi sebagai sarana untuk mendorong organisasi publik menjadi lebih lincah. Dengan kontradiksi tersebut, studi mengenai penggunaan intranet dan implikasinya terhadap organisasi menjadi menarik untuk diteliti. Pemanfaatan intranet di Kementerian Perindustrian mulai mengarahkan organisasi tersebut menjadi organisasi yang lebih lentur dan terbuka. Namun demikian bentuk organisasi birokratis tetaplah menjadi bagian utama yang melekat dalam organisasi publik. Sebagai medium komunikasi internal di Kementerian Perindustrian, intranet mewujud sebagai medium komunikasi satu arah dan dua arah. Kehadiran intranet membawa sebuah praktik baru di Kementerian Perindustrian dan tanpa disadari intranet telah berimplikasi pada praktik-praktik berbagi pengetahuan yang memungkinkan seorang pegawai menjadi lebih melek pengetahuan dan membuka wawasan berfikir serta kemampuan untuk mengenali masalah organisasi. Dengan meningkatnya pengetahuan maka akan meningkat pula kompetensi seorang pegawai yang akan menciptakan kepuasan dan partisipasi aktif pegawai dalam mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan organisasi. Kondisi seperti inilah yang akan menopang tumbuhnya pemberdayaan pegawai.
This research departed from the phenomenon of the existence of the increase in the use of based communication technology the internet in this case the intranet in the organization of the public since almost for the last two decades. Nevertheless the study concerning the use of the intranet in the organization of the public often did not yet receive attention. This research will use the case study with the aim of getting the background that detail, intensive and deep concerning the use of the intranet in the process of internal communication and his implications in an organization. Moreover other consideration was the case of the use of information technology in this case the intranet in the organization of the public was the unique and interesting phenomenon because the organization of the public that in his management used the complicated bureaucracy system, was stratified, the complex was after wards pointed in a context of the environment that forced him to have to use communication technology as means of pushing the organization of the public became agiler. With this contradiction, the study concerning the use of the intranet and his implications towards the organization became interesting to be researched. The benefit of the intranet in the Ministry of the Industry began to aim this organization to the organization that more flexible and was open. Nevertheless the form of the bureaucratic organization continued to become the main part that adhered in the organization of the public. As the internal communication medium in the Ministry of the Industry, the intranet create the communication medium of one direction and two directions. The presence of the intranet brought a new practice in the Ministry of the Industry and without being released the intranet had implications in the practices of sharing knowledge that enabled an official to more understand of media knowledge and opened the concept thought as well as the capacity to know the problem of the organization. With the increase in knowledge then will increase also by competence of an official who will create satisfaction and active participation the official in overcoming various problems and the organization challenge. This condition will support the growth of empowerment of the official.
Kata Kunci : intranet, penggunaan intranet, medium komunikasi,komunikasi internal, implikasi, Kementerian Perindustrian, budaya berbagi pengetahuan, pemberdayaan pegawai.