URBAN WATERFRONT SUSTAINABLE MANAGEMENT WITHIN LIFE CYCLE ANALYSIS Case: South European Cities
ZULAIKHA BUDI ASTUTI, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, M.T.,
2013 | Tesis | S2 Mag.Sistem TeknikPenelitian ini mengembangkan sebuah teori untuk memonitor perilaku dari sebuah daerah urban berdasarkan Analisis Siklus Hidup (LCA) dari Lourenço. Sebuah studi kasus mengenai revitalisasi daerah muka air (waterfront) diusulkan untuk membuktikan ketangguhan model LCA tersebut. Selain itu, diteliti pula faktorfaktor yang mempengaruhi dan mensukseskan perilaku perencaan proyek agar menjadi proyek yang berkelanjutan. Model ini telah diujikan dengan menggunakan metode benchmarking untuk enam kota dengan muka air di Eropa Selatan. Bilbao di Spanyol, Genoa di Italy, dan Lisbon di Portugal dinyatakan sebagai proyek yang sukses dengan focus pembangunan kota berada di daerah waterfront ditandai dengan tingginya intensitas siklus perencanaan pada masing-masing fase. Porto danViana do Castelo di Portugal dinyatakan sebagai proyek yang sukses dengan kemiripan pola perilaku untuk action dan living fase karena merupakan proyek nasional Portugal dan daerah ini kemudian menjadi pusat aktivitas masyarakat. Aveiro di Portugal memperlihatkan intensitas siklus yang menurun pada awal proses perencanaan, diikuti dengan intensitas siklus yang meningkat dengan pola mirip dengan pola ideal LCA model pada periode berikutnya. Penelitian ini menunjukkan kemampuan aplikasi dari LCA untuk memonitor proyek revitalisasi daerah muka air dan dapat membuka diskusi atas sebuah konsep baru untuk melegitimasi LCA model untuk daerah urban. Perilaku proses perencanaan dari daerah muka air dan pola waktunya telah dapat dimonitor, begitu juga dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perencanaan dan mendukung kesuksesan dari proyek ini dapat dirumuskan: untuk planning: apakah daerah muka air tersebut menjadi focus dari perencanaan kota? Untuk action apakah proyek dilaksanakan sekonsisten mungkin sesuai dengan yang telah direncanakan? Untuk living: apakah daerah muka air tersebut sudah menjadi pusat kegiatan masyarakat baik sosial, budaya, dan ekonomi?
This research develops a monitoring tool for urban plan-process based on Life Cycle Analysis by Lourenço. A special project of urban waterfront revitalization is proposed as a contribution to legitimize the LCA model. This research also proposes the influence and the success key factors of its behavior plan-process. The model is tested through benchmarking for six waterfront cities in South Europe. Bilbao in Spain, Genoa in Italy, and Lisbon in Portugal are considered as the success projects since the urban strategy has a strong link with the urban waterfront area notified by the high intensity of the cycle for each phase. Porto and Viana do Castelo in Portugal are considered as the success projects which have a similar behavior for the action and living phase which might be due to the same project under national policy and the projects touch economic and social opportunity of the people. Aveiro in Portugal shows rupture in the beginning, followed by high intensity in the next period which has similar behavior with ideal behavior of LCA model. This research shows the applicability of LCA Model to monitor waterfront revitalization projects and enables the discussion of conceptual issues related to the legitimizing of LCA and the present contribution. The behavior of urban waterfront area and the time dimension can be monitored and the influenced factors of the behavior can be noticed with the success key factors, those are: Planning: does the urban waterfront become the focus of the city planning? Action: does the project persistence in the design proposal? And Living: does the urban waterfront touch social, culture and economic of the people activities?
Kata Kunci : analisis siklus hidup, model, muka air daerah urban, perilaku dari proses perencanaan, monitoring, berkelanjutan, faktor-faktor kunci sukses.