PERUMUSAN STRATEGI INSTALASI FARMASI UNTUK PENINGKATAN KEPUASAN STAKEHOLDER RUMAH SAKIT YUKUM MEDICAL CENTRE LAMPUNG TENGAH
DESTIANA EKA OKTAVIANTARI, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., Apt,
2013 | Tesis | S2 Mag.Manaj.FarmasiBadan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Tengah menyebutkan bahwa pada tahun 2011 Lampung Tengah merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Lampung yang memiliki jumlah penduduk dan fasilitas kesehatan terbanyak (3 rumah sakit, 2 puskesmas, 3 puskesmas pembantu, 2 rumah bersalin, dan 6 klinik). Instalasi Farmasi (IF) sebagai salah satu unit bisnis di Rumah Sakit Yukum Medical Centre (RSYMC) Lampung Tengah tidak lepas dari dampak persaingan bisnis yang ketat, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Perumusan strategi IFRS perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan agar tercapai kepuasan stakeholder (pasien rawat jalan, dokter, dan perawat bagian rawat inap). Tercapainya kepuasan stakehoder diharapkan akan berdampak pada kepuasan pasien rawat jalan dan rawat inap, yang pada akhirnya akan meningkatkan profit dari rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan stakeholder terhadap pelayanan IFRS YMC dan merumuskan strategi untuk meningkatkan kepuasan dari stakeholder. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap subyek penelitian, dan data kuantitatif diperoleh dari kuesioner kepuasan stakeholder, serta kepuasan dan semangat kerja karyawan IFRS. Dari data yang diperoleh, dilakukan analisis lingkungan internal dan eksternal yang dilanjutkan dengan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Hasil analisis SWOT digunakan sebagai dasar perumusan strategi, yang dilanjutkan dengan uji QSPM (Quantitive Strategic Planning Matrix) untuk menyusun prioritas strategi terpilih sebagai strategi pengembangan IFRS YMC Lampung Tengah. Hasil penelitian menyatakan IFRS YMC Lampung Tengah mempunyai peluang yang lebih besar (skor rata-rata=1,51) dibandingkan ancaman (1,27), dan mempunyai kekuatan yang lebih kecil (1,69) dibandingkan dengan kelemahannya (1,73). Strategi alternatif yang menjadi prioritas berdasarkan hasil uji QSPM adalah mengikuti perkembangan teknologi yang mendukung pelayanan di IFRS, mengikuti akreditasi nasional atau internasional, meningkatkan kualitas SDM IFRS, dan menyusun SOP secara tertulis untuk seluruh pelayanan di IFRS YMC Lampung Tengah.
The Central Bureau of Statistics in Central Lampung stated that in 2011 Central Lampung is one districts which has the largest number of population and health facilities (3 hospitals, 2 primary health cares, 3 sub-primary health cares, 2 maternity hospitals, and 6 clinics). Pharmaceutical department (IF) as one of the business units in Yukum Medical Centre Hospital (RSYMC) Central Lampung cannot be separated from the effects of tight business competition, so it needs to improve the quality of services continuously. Formulation of pharmaceutical department strategies is necessary to improve the quality of service in order to achieve stakeholder satisfaction (outpatients, doctors, and nurses). The achievement of stakeholder satisfaction is expected to have an impact on outpatient and inpatient satisfaction, that eventually will increase the hospital profit. The purpose of this research was to analyze stakeholder satisfaction of pharmaceutical department services, and to formulate strategies to increase the stakeholder satisfaction. This research was a descriptive study, with qualitative and quantitative data. Qualitative data were obtained by in-depth interview of study subjects, and quantitative data were obtained from questionnaires of stakeholder satisfaction, IF RSYMC employee’s satisfaction and working spirit scale condition. The internal dan external environments were analyzed based on collected data, followed by SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis. The result was used as a basis to formulate strategies followed by Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) test to order priorities of the chosen strategies as strategy development of IF RSYMC Central Lampung. The result stated that IF RSYMC Central Lampung had bigger opportunities (average score=1.51) than threats (1.27), and had smaller strengths (1.69) than weaknesses (1.73). The priority alternative strategies based on QSPM test was following the development of technologies that support services, following national or international accreditation for hospitals, improving the capacity and quality of human resources in IFRS, and formulating a written SOP to whole service in IFRS YMC Central Lampung.
Kata Kunci : Analisis SWOT, Uji QSPM, Instalasi Farmasi, RSYMC Lampung Tengah