ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN SUMPAH JABATAN DAN KODE ETIK NOTARIS/PPAT YANG BERKEDUDUKAN SEBAGAI KREDITUR DALAM SENGKETA KEPAILITAN ( STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NIAGA NO. 02/PAILIT/2011/PN.NIAGA.SMG )
SANG HAPSARI ARUM KUSUMA PUTRI, Dr.Paripurna P.Sugarda,S.H.,M.Hum.,LL.M
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenulisan tesis ini bertujuan untuk mengetahui makna dan mengikatnya Sumpah Jabatan dan Kode Etik Notaris/PPAT yang juga sebagai Kreditur dalam PT. Sarwo Indah. Untuk mengetahui adanya pelanggaran Sumpah Jabatan dan Kode Etik Notaris/PPAT yang melaksanakan proses jual-beli perumahan yang juga sebagai kreditur di PT. Sarwo Indah. Penelitian menggunakan dua metode penelitian yang digabungkan yaitu Yuridis dan Empiris sehingga pendekatan metodologi dalan penelitian ini yaitu yuridis empiris. Penelitian yuridis sendiri dilakukan dengan cara meneliti bahanbahan pustaka yang merupakan data sekunder yang disebut juga penelitian hukum kepustakaan. Sementara untuk penelitian empiris dilakukan dengan cara mengumpulkan dan memperoleh data-data primeryang diperoleh dengan melakukan studi lapangan dilokasi yang menjadi subyek penelitian. Analisis kualitataif dilakukan baik terhadap data primer maupun sekunder,yang disusun secara sistematis. Penarikan kesimpulan dari masing-masing rumusan masalah dilakukan dengan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan makna dan mengikatnya Sumpah Jabatan dan Kode Etik Notaris/PPAT yang juga sebagai kreditur dalam PT. Sarwo Indah. Sumpah Jabatan dan Kode Etik Notaris/PPAT dimaknai sebagai Spirit dari pelaksanaan jabatan itu sendiri yang ditunjukkan dengan rasa tanggung jawab, mandiri, jujur dan tidak berpihak serta tidak mengacu pada pamrih dan rasionalitas. Mengikatnya hanya sebatas sanksi moral dimana sangat lemah disebabkan karena kurangnya koordinasi dan komunikasi antar lembaga dan organisasi profesi terkait menyangkut penegakan sumpah jabatan dan kode etik. Terdapat pelanggaran Sumpah Jabatan dan Kode Etik Notaris/PPAT karena lemahnya interpretasi hukum,nilai pribadi dan personalitas yang berkaitan dengan motivasi sehingga mempengaruhi tujuan akhir dari pelaksanaan jabatan Notaris/PPAT.
The thesis is aimed for ackwnoledge the essence and the bounding of Oath of Office and Code of Ethic of Notary/PPAT as well as Creditor of PT. Sarwo Indah and comprehend the possibility of violance of Oath of Office and Code of Ehic of Notary/PPAT conducting house rading process as known as creditor in PT. Sarwo Indah. Thus, the research is used two combined research methods, Empirical and Juridical, therefore, the methodology approach is empirically juridical. The juridical research is done by observing lierature materials, called secondar data, that is known as legal research of literature. While, the empirical research is conducted by collecting and gathering primary data obtained from research location that becomes the subject of research. A qualitative analysis is implemented, either on primary or secondary data that are arranged systematically. Thus, the conclusion of each problem formulation is done by inductive method. Hence, the research finding shows that there is a essence and bounding of Oath of Office and Code Ethic of Notary/PPAT as well as Creditor in PT. Sarwo Indah. The Oath of Office and Code of Ethic of Notary/PPAT are meant by Spirit of the position implementation shown by responsbility, independent, honest and non-profit oriented and rationality. Thus, the bounding, itself, means merely concerning on moral sanction where is highly weak caused by the less coordination and communicaion of inter-institution and organization related the oath of office and code of ethic enforcement. There is a violance of Oath of Office and Code of Ethic of Notary/PPAT because here is a weakness of legal interpretation, personal value and personality regarding motivation, herefore, it affects on the final goal of the position implementation of Notary/PPAT.
Kata Kunci : PPAT, Notary, Oath of Office, Code of Ethic, Bankrupcy