Laporkan Masalah

EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2010, 2011 & 2012

Agus Kristian Hia, Prof. Dr. Achmad Fudholi, DEA, Apt.,

2013 | Tesis | S2 Mag.Manaj.Farmasi

Kabupaten Nias Barat adalah sebuah daerah otonomi baru yang memiliki beberapa masalah di bidang kesehatan, salah satunya adalah pengelolaan obat di Dinas Kesehatan yang belum efektif dan efisien. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan evaluasi pengelolaan obat pada tahap seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian obat di Dinas Kesehatan dan tahap penggunaan obat di puskesmas serta pendukung pengelolaan obat sehingga didapatkan pilihan strategi kebijakan untuk perbaikan dan pengembangan sistem pengelolaan obat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Data seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat tahun anggaran 2010, 2011 dan 2012 diambil di Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat secara retrospektif, sedangkan data untuk indikator penggunaan obat diambil secara retrospektif di 3 unit puskesmas yang dipilih dengan metode stratified random sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung masing-masing indikator dan kemudian dibandingkan dengan standar Kementerian Kesehatan tahun 2006. Data kualitatif dianalisis dengan menafsirkan hasil wawancara mendalam dengan Kepala Seksi Kefarmasian yang digunakan untuk memperkuat data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2010, 2011 dan 2012 : 1) Obat yang tersedia belum sesuai dengan DOEN, 2) Biaya obat per penduduk sudah melebihi kebutuhan, perencanaan obat masih memerlukan perbaikan dalam hal perhitungan kebutuhan obat, 3) Kesesuaian alokasi dana pengadaan obat berlebih namun lebih kecil jika dibandingkan dengan anggaran kesehatan, 4) Penataan obat secara FEFO, tidak ditemukan obat yang rusak dan kadaluarsa, 5) Pendistribusian obat sesuai rencana distribusi, tingkat ketersediaan obat relatif berlebihan, 6) Tidak rasional dalam penggunaan obat dan tidak ada stok mati di puskesmas, 7) Pendukung manajemen belum cukup baik dalam menunjang pengelolaan obat yang efektif dan efisien. Secara umum, pengelolaan obat publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat belum menunjukkan pengelolaan yang baik, oleh karena itu perlu dukungan dari Pemerintah Daerah untuk pengembangan melalui kebijakan yang strategis.

West Nias regency has been a new autonomy region and have had some problems in health sector, one of them was drug management in its District Health office. The problems was ineffective and inefficient of drug management. This research objective is to evaluate the drug management from the selection, planning, procurement, storage, distribution of drug at District Health office and use of drug in primary health care and the management supports to obtain options and strategies for improvement drug management system. This research study was using a descriptive research design. Selection, planning, procurement, storage and distribution data in 2010, 2011 and 2012 was taken retrospectively, then data for drug use indicator was taken retrospectively at 3 units of primary health care which choosen by stratified random sampling method. The quantitative data analysis was performed by calculating each indicator and then compared with the standard values from Ministry of Health in 2006. The qualitative data were analyzed by interpreting the results of the in-depth interview with Head of Pharmaceutical Section to reinforce the quantitative data. The results showed that in 2010, 2011 and 2012 : 1) The available drug was not approriate with National List of Essential Medicine, 2) The cost of drug for each population was more than needs, drug planning still need improvement in terms of calculating drug needs, 3) Budget allocation was enough even excess, but budget of drug procurement if compared with other health sector relative low, 4) It was FEFO storage system, no damaged and expired drug was founded, 5) Wellplan drug distribution and drug availability was relatively excessive, 6) Irrational drug use and no dead stock in primary health care, 7) Management supports was not good enough to support effective and efficient drug management. In general, public drug management at West Nias District Health office was not shown a good management, it needs the support from local government in developing through strategic policies.

Kata Kunci : pengelolaan obat publik, Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.