Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN WILAYAH DI PROVINSI JAMBI, 2003-2010

Wijang Mahakso, Dr. Budiono Sri Handoko, M.A.

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan wilayah di Provinsi Jambi kurun waktu 2003-2010. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dalam hal ini belanja modal, kemiskinan, angka partisipasi sekolah dan panjang jalan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ialah Indeks Williamson untuk mengukur ketimpangan dan analisis regresi data panel dengan teknik estimasi fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi diperoleh Indeks Williamson berkisar antara 0,36 sampai 0,40 dengan rata-rata yang berarti bahwa ketimpangan yang terjadi antarwilayah kabupaten/kota di Provinsi Jambi termasuk katagori sedang. Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap ketimpangan wilayah dan bertanda negatif, Belanja modal dan angka partisipasi sekolah berpengaruh dan bertanda positif terhadap ketimpangan, kemiskinan tidak mempunyai pengaruh terhadap ketimpangan dan bertanda positif, panjang jalan berpengaruh dan bertanda negatif terhadap ketimpangan. Koefisien determinasi yang ditunjukkan oleh R-square sebesar 0,9678 mengindikasikan bahwa variasi variabel independen dalam model mampu menjelaskan variasi tingkat ketimpangan wilayah di Provinsi Jambi periode 2003-2010 sebesar 96,78 persen, sisanya sebesar 3,22 persen dijelaskan oleh variabel lain di luar model.

This study aims to analyze the inequality the region in the period 2003- 2010 in Jambi Province. The data used are secondary data include economic growth, government spending in this capital expenditure, poverty, school enrollment and path length. The analytical tool used in this research is to measure inequality Williamson index and regression analysis of panel data models with fixed effect estimation technique. The results showed that the inequality of economic development in the province of in Jambi obtained ranged from 0.36 to 0.40 Williamson index, with an average of 0.39 which means that the inequality interregion/city in the province of Jambi, including the category of being. Economic growth has no effect on inequality and negative territory, capital expenditures and participation in school and have positive effect on inequality, poverty has no effect on inequality and have positive, long road, and the negative effect on inequality. The coefficient of determination shown by the R-square of 0.9678 indicates that the variation of independent variables in the model can explain the variation in the level of inequality in the period 2003-2010 in Jambi by 96.78 per cent, 3.22 per cent of remaining is explained by other variables outside model.

Kata Kunci : Provinsi Jambi, Ketimpangan Wilayah, Data Panel, Model Fixed Effect


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.