Hubungan Komunikasi Interpersonal Orangtua - Remaja Dengan Sikap Remaja Terhadap Hubungan Seksual Sebelum Menikah (Survey di SMA Negeri 11 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/ 2013)
Elsie Nitria Khrisnaningrum, Dr. Phil. Anna Nadhya Abrar, M.E.S.,
2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Ilmu KomunikasiTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal orangtua-remaja terhadap sikap remaja terhadap hubungan seksual sebelum menikah. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi orangtua agar menerapkan komunikasi interpersonal orangtua-remaja yang efektif, sebagai masukan bagi pihak sekolah agar memiliki sistem untuk melaksanakan konseling kesehatan remaja di sekolah, dan menyediakan bimbingan konseling bagi siswa dan orangtua, serta sebagai masukan dan informasi kepada remaja terutama remaja yang duduk di bangku SMA agar memiliki pengetahuan dan sikap terhadap hubungan seksual sebelum menikah, sehingga dapat mencegah hubungan seksual sebelum menikah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 11 Yogyakarta. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 siswa dengan menggunakan metode quota sampling. Teknik analisis data menggunakan metode regresi berganda. Nilai Koefisien Korelasi (R) sebesar 0,574. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikatnya yaitu sebesar 57,4%. Nilai Adjusted R Square (R 2 ) sebesar 0,329. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 3,2% variasi perubahan variabel sikap remaja terhadap hubungan seksual sebelum menikah disebabkan oleh variasi perubahan variabel komunikasi interpersonal orangtua-remaja dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya terdapat tiga aspek komunikasi interpersonal yang mempengaruhi secara signifikan sikap remaja terhadap hubungan seksual sebelum menikah, yaitu dukungan, sikap positif, dan empati.
The purpose of this study was to determine the effect of parent-adolescent interpersonal communication on adolescent attitudes toward sexual relations before marriage. The study is expected to be an input for parents to apply the parent-adolescent interpersonal communication effectively, as an input to the school in order to have a system to implement adolescent health counseling in schools, and providing counseling for students and parents, as well as input and information to young people, especially teenagers in high school in order to have knowledge of and attitudes towards pre-marital sexual relations, so as to prevent pre-marital sexual relations. The population in this study are all students of SMAN 11 Yogyakarta. Samples taken in this study were 100 students using quota sampling. Research analysis is the multiple regression models. Coefficient of Correlation (R) is 0.574. Coefficient of correlation shows the simultaneous relationship between independent variables and dependent variables which explained by lelevel 57.4%. Adjusted R Square (R 2 ) is 0,329. Adjusted R Square (R 2 ) shows 3.2% of variation in the variables change adolescent attitudes toward premarital sexual relations due to the variation in the variables change parent-adolescent communication and remains explained by the other variabel. The analysis shows that there are only three aspects of interpersonal communication that significantly affect adolescent attitudes toward sexual relations before marriage, the support, positive attitude, and empathy.
Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal dan Sikap