EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN GANGGUAN GINJAL RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT KASIH IBU SURAKARTA PERIODE JANUARI SAMPAI SEPTEMBER TAHUN 2011
DWI ASTUTI, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., Apt
2013 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik-
Hampir semua obat diekskresikan melalui ginjal termasuk antibiotik. Pada pasien dengan gagal ginjal penyesuaian dosis direkomendasikan untuk antibiotik tertentu. Pasien dengan penyakit ginjal kronik khususnya pada kondisi end stage renal disease (ESRD), infeksi merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas sehingga antibiotik akan sering digunakan pada pasien-pasien ini. Adanya penggunaan antibiotik pada pasien dengan penyakit ginjal kronik yang mungkin tidak rasional dapat menyebabkan resistensi, sehingga perlu dievaluasi. Hal tersebut melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien yang mengalami gangguan ginjal di bangsal rawat inap Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode pengumpulan data secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif. Sampel diambil dari data rekam medik pasien gagal ginjal kronik, mendapatkan terapi antibiotik yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang dirawat inap di rumah sakit Kasih Ibu Surakarta pada peiode Januari sampai September tahun 2011 Hasil penelitian menunjukkan 102 pasien gangguan ginjal yang menggunakan antibiotik yang sesuai dengan kriteria inklusi, terdapat 62,75% (64 pasien) tepat indikasi dan 37,25% (38 pasien) tidak tepat indikasi. Pada penggunaan antibiotik dengan tepat indikasi sebanyak 54 pasien (84,38%) memperoleh obat yang tepat dan 10 pasien (15,62%) tidak tepat obat, pasien yang menerima dosis tepat sebesar 50 pasien (78,12%) dan tidak tepat dosis 14 pasien (21,88%). Pada pasien yang tidak tepat dosis terdapat 9 pasien dengan dosis lebih dan 5 pasien dengan dosis kurang dan belum dilakukan penyesuaian dosis.
Kata Kunci : Antibiotik, gangguan ginjal, ketepatan obat.