KOMPLEKSITAS KEAMANAN ASIA PASIFIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TRANSFORMASI KOMITMEN PERTAHANAN AMERIKA SERIKAT PASCA PERANG DINGIN
ALESSANDRO KURNIAWAN ULUNG, Drs. Dafri Agussalim, MA
2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan InternasionalKomitmen pertahanan Amerika Serikat di Asia Pasifik lahir di masa Perang Dingin dan masih bertahan hingga saat ini. Namun komitmen pertahanan Amerika Serikat mengalami transformasi pasca Perang Dingin. Amerika Serikat menurunkan komitmennya begitu Perang Dingin usai dan menaikkannya dua dekade kemudian. Ketika berpidato di Australia pada November 2011, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan akan memperkuat komitmen pertahanan Amerika Serikat di Asia Pasifik dan menempatkan kawasan tersebut sebagai fokus utama strategi militernya saat ini. Peningkatan komitmen pertahanan Amerika Serikat disebabkan oleh peningkatan derajat permusuhan antar negara di Asia Pasifik. Peningkatan derajat permusuhan dapat dilihat dari tiga isu tradisional kawasan, yakni isu Semenanjung Korea, Laut Cina Selatan, dan Laut Cina Timur. Cina dan Korea Utara menunjukkan perilaku yang jauh lebih agresif dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Keagresifan mereka tidak hanya mengancam negara-negara Asia Pasifik, melainkan Amerika Serikat sebagai payung pertahanannya. Amerika Serikat meningkatkan kehadirannya di kawasan Asia Pasifik dengan tujuan untuk menangkal keagresifan Cina dan Korea Utara.
United States’s commitment as security guarantor have been begun since Cold War. Nonetheless, the defense commitment is not stagnant because the transformation happens during post Cold War. The transformation means that the United States previously decreased its commitment and then want to increase it two decades later. When spoke up in Australia on November 2011, The President of United States Barack Obama stated that United States’s commitment as security guarantor will be strenghtened dan place Asia Pacific as a main focus of United States’s military strategy. The increasing of United States’s defense commitment is caused by the escalation of enmity level among Asia Pacific states. It can be showed based on three traditional issues, which are Korea Peninsula, South China Sea, and East China Sea. China dan North Korea presents the aggressiveness that succesfully sharpens the enmity relations in the region. Both countries not only threats Asia Pacific states, but also United States as their security guarantor. In order that, United States needs to increase their attendance to deter China and North Korea.
Kata Kunci : Amerika Serikat, Komitmen Pertahanan, Asia Pasifik