PELAKSANAAN DAN PENEGAKAN SANKSI KODE ETIK IKATAN NOTARIS INDONESIA DALAM PEMBAYARAN IURAN ANGGOTA DI KOTA YOGYAKARTA
ANJAR KRISTIANTO, Sigid Riyanto, S.H, M.Si,
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan iuran dan penegakan sanksi kode etik Ikatan Notaris Indonesia dalam pembayaran iuran Notaris di organisasi Ikatan Notaris Indonesia di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris yaitu penelitian yang mengkaji bagaimana bekerjanya hukum (penerapan hukum) di dalam masyarakat. Pendekatan yuridis digunakan untuk menganalisis berbagai peraturan perundang-undangan terkait dengan pelaksanaan sanksi kode etik terhadap pelanggaran jabatan oleh notaris. Sedangkan pendekatan empiris digunakan untuk menganalisis hukum yang dilihat sebagai perilaku masyarakat yang berpola dalam kehidupan masyarakat yang selalu berinteraksi dan berhubungan dalam aspek kemasyarakatan. Hasil dari penelitian ini adalah penarikan iuran dilaksanakan oleh Sekretaris Eksekutif, dilakukan baik dengan mendatangi kantor Notaris yang bersangkutan, maupun pada waktu pertemuan rutin anggota. Pada waktu penarikan iuran ada hambatan yang ditemukan, diantaranya, ada anggota yang menunda membayar iuran, ada yang menolak membayar dengan berbagai alasan, ada juga tidak berada di kantor ketika didatangi. Adapun sanksi yang diberikan terlalu ringan sehingga membuat anggota tidak membayar, hal ini menjadikan hambatan tersendiri bagi petugas dalam melakukan penarikan iuran. Selain itu, ada dua pendapat mengenai penegakan sanksi, pertama, penegakan sanksi kode etik berjalan sangat efektif, dimana adanya kesadaran sebagian besar anggota untuk membayar iuran. Kedua ada juga yang mengatakan bahwa sanksi yang diberikan terlalu ringan sehingga tidak berjalan efektif, sehingga anggota cenderung mengacuhkan, tidak membayar dan/atau lalai dalam membayar iuran tersebut. Pengurus dan Dewan Kehormatan hanya berwenang memberi teguran secara lisan kepada anggota baik melalui sindiran-sindiran halus maupun secara langsung.
This research aims to know about the implementation of the contribution and the establish of code of conduct sanction of Ikatan Notaris Indonesia in the case of notary’s payment in the organization of Ikatan Notaris Indonesia in Yogyakarta. The type of research that used in this thesis is empiric juridical which is a research studying the work of law (the implementation of law) in the society. Juridical approach used to analyze the rules of legislation related with the implementation of code of conduct sanction to the violation of occupation by the notary. On the other hand, empirical approach used to analyze the law, which is seen as social behavior having a pattern in the society life that always correlated and connected in the social aspect. The result of this research is the collecting of the contribution did by the Executive Secretary, and this duty did well by coming into the concerned Notary’s office or during the regular meeting. During the withdrawal of the contribution payment, there are some obstacles found. The obstacles are that there are members postponing the payment of the contribution, there are also members giving so many reasons to deny the payment, and also some members cannot be met in the office during the payment schedule. The obstacle emerges because the sanction given to the members is minor. This obstacle leads to another problem to the officers in taking the contributions. On the other hand, there are two opinion related to the strengthening of the sanction. First, people said that the strengthening of code of conduct sanction are done effectively, and there is awareness from the member to pay the contribution. Second, they said that the sanctions that are given is minor and it makes the members to ignore it. The Committee and Honorary Board are authorized only to warn orally to the members by means of satire or direct warning.
Kata Kunci : Iuran, Kode Etik Notaris, Pelaksanaan