Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN Controlled Internal Drug Release (CIDR) TERHADAP RESPON ESTRUS DAN KONSENTRASI HORMON ESTROGEN PADA KAMBING KACANG DAN KAMBING BLIGON

Popalayah, Prof.Ir. Ismaya, M.Sc.,Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon estrus, awal estrus dan lama estrus serta profil hormon estrogen pada Kambing Kacang dan Kambing Bligon setelah implant CIDR selama 13 hari. Penelitian ini menggunakan masing-masing 7 ekor Kambing Kacang dan Kambing Bligon serta 1 ekor pejantan. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak empat kali yakni sehari sebelum pemasangan CIDR (H0), sehari sebelum pelepasan CIDR (H12), saat pengamatan estrus (H17), dan siklus estrus berikutnya (H37). Pemisahan serum dan plasma darah segera dilakukan setelah pengambilan darah lalu disimpan dalam freezer dengan suhu -20 o C sampai uji hormon estrogen dilakukan. Respon estrus dihitung dengan menggunakan chi square, awal dan lama estrus menggunakan T-test dan untuk melihat konsentrasi hormon estrogen dengan menggunakan metode Enzyme Linked Immunoabsorbant Assay (ELISA). Pengamatan gejala estrus dengan melihat tanda-tanda visual yang muncul dan menggunakan pejantan sebagai pengusik. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa sinkronisasi estrus setelah implan CIDR pada Kambing Kacang dan Kambing Bligon menunjukkan perbedaan yang nyata (P≤0,01), persentase estrus pada Kambing Kacang sebanyak 85,7% dan Kambing Bligon sebanyak 71,4%. Awal munculnya estrus pada Kambing Bligon 40,2 ± 19,3 jam sedang pada Kambing Kacang 52,6 ± 18,4 jam. Lama estrus pada kelompok Kambing Kacang dan Bligon masing-masing 24,0 ± 8,6 jam dan 34,6 ± 15,4 jam. Profil hormon pada saat estrus menunjukkan bahwa Kambing Kacang memiliki konsentrasi hormon estrogen yang lebih tinggi 183,74 ± 149,16 pg/ml, sedang pada Kambing Bligon 108,129 ± 59,02 pg/ml. Munculnya gejala estrus pada masing-masing ternak di ikuti dengan tingginya konsentrasi hormon estrogen. Ternak estrus mempunyai konsentrasi hormon estrogen sekitar 94.127 pg/mL - 418,368 pg/mL, sedang pada ternak yang tidak mengalami estrus sekitar 20,17 pg/mL - 60,163 pg/mL. Disimpulkan bahwa penggunaan CIDR secara tunggal memberikan respon estrus dan konsentrasi hormon estrogen yang berbeda pada ternak perlakuan, respon estrus dan konsentrasi hormon estrogen lebih tinggi pada Kambing Kacang.

The aim of this research was to examine estrous response and estrogen hormones profile on Kacang and Bligon does by using synchronization single progesterone hormones preparate CIDR for 13 days. This research was used seven Kacang and Bligon does and one buck. Blood samples were collected four time: the day before CIDR performed (H0), one day before CIDR releasing (H12), on estrous (H17), and after next estrous cycle (H37). Serum and blood plasma separated immediately after blood taken then stored into the freezer at - 20° C of temperature until estrogen hormone test. Estrous respone calculated by chi square formulation and estrogen hormone analysis calculated by Enzyme Linked Immunoabsorbant Assay (ELISA) method. Estrous response observed by detecting appearance visual signs by using teaser buck. Based on the results obtained that estrus synchronisation using CIDR implant in kacang and bligon does showed significant difference (P≤0.01). Estrous persentage of Kacang and Bligon does were 85,7% and 71,4% respectively. Initial of estrous appearance was faster in bligon does group (40.2 ± 19.3 h) than kacang does group (52.6 ± 18.4 h). Estrous duration in kacang and bligon does were (24.0 ± 8.6 h) and (34.6 ± 15.4 h) respectively. Hormone profile during estrus showed that concentration of estrogen hormone was higher in kacang does 183.74 ± 149.16 pg/mL than bligon does 108.129 ± 59.02 pg/mL. The estrous indicated by the high estrogen hormone concentration. However, the estrogen hormone concentration of the does estrous was about 94.127 pg/mL to 418.368 pg/mL, and the does without estrous was 20.17 pg/mL to 60.163 pg/mL. It conclusion the CIDR implantation in single form has significant effects on estrous response and estrogen hormone concentration. The estrous response and estrogen hormone concentration were better in Kacang does.

Kata Kunci : Kambing Kacang, Kambing Bligon, CIDR, Estrogen.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.