Laporkan Masalah

ANALISIS RISIKO BENCANA DAN MITIGASI LONGSORLAHAN DI KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG, BALI (kasus longsor di sepanjang jalan menuju kawasan pariwisata)

NYOMAN ALITA UDAYA MAITRI, Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, M.S

2013 | Tesis | S2 Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana

Penelitian yang berjudul analisis risiko bencana dan mitigasi longsorlahan di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali (kasus longsor di sepanjang jalan menuju kawasan pariwisata) dilakukan dengan beberapa tujuan yaitu : (1) mengetahui tingkat bahaya longsorlahan, (2) mengetahui tingkat kerentanan elemen berisiko terhadap longsorlahan, (3) mengetahui tingkat risiko longsorlahan, (4) memberikan masukan mitigasi longsorlahan yang tepat di daerah penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan konsep AGSO, 2001. Penyusunan peta bahaya longsorlahan, kerentanan, dan risiko menggunakan analisis spasial ArcGIS dan sistem matriks, dengan parameter hujan, lereng, tanah, geologi, penggunaan lahan dan geomorfologi. Skoring dan pembobotan digunakan dalam penentuan peta bahaya dan kerentanan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel acak berstrata berdasarkan zona bahaya longsorlahan di daerah penelitian. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai berikut : (1) Tingkat bahaya longsorlahan tersebar di bagian tengah wilayah Kecamatan Sukasada yang mencakup Desa Ambengan, Gitgit, Pancasari, dan Wanagiri dengan skor tertinggi dari 351 sampai 440. (2) Tingkat kerentanan (fisik, sosial, ekonomi) yang tertinggi terdapat di Desa Pancasari dan Pegayaman dengan skor tertinggi dari 0,7 sampai 1,0. (3) Tingkat risiko bencana longsorlahan tertinggi tersebar di bagian Selatan wilayah Kecamatan Sukasada yang mencakup Desa Gitgit, Wanagiri, dan Pancasari melalui hasil akumulasi dengan sistem matriks. (4) Beberapa masukan upaya mitigasi diperoleh dari berbagai kalangan, seperti membuat dinding penahan lereng, saluran air, rambu-rambu bahaya longsorlahan, dan rencana kurikulum berbasis bencana pada sekolah dan perguruan tinggi dengan mempertimbangkan kondisi dan lokasi di masing-masing titik mitigasi.

The research, entitled risk analysis and disaster mitigation of landslide in sub-district Sukasada, Buleleng, Bali (cases of landslides along the road to the tourism) done with some purpose namely: (1) knowing the level of landslides hazard, (2) knowing the level vulnerability of the elements at risk, (3) knowing the level risk of landslide, (4) provide input appropriate mitigation landslide in the research area. The method used in this research based on AGSO consept, 2001. Preparation of landslide hazard map, vulnerability, and risk of using spatial analysis of ArcGIS and matrix system, with the rain, slopes, soils, land use, geology and geomorphology. Scoring and weighting used in the determination of hazard and vulnerability. Sampling method in this study using the method of stratified random sampling based on the landslide hazard zone in the area of research. The data analysis methods used in this research is descriptive qualitative analysis. The results of this research can be described as follows: (1) the level of landslide hazard in the central part of the region that includes the village of Sukasada Sub-district Ambengan, Gitgit, Pancasari, and Wanagiri with the highest score from 350 to 440. (2) the level of vulnerability (physical, social, economic) which is the highest in the village of Pancasari and Pegayaman with the highest score from 0.7 to 1.0. (3) the highest risk landslide disaster spread in southern sub-districts Sukasada viilage Gitgit, which includes Wanagiri, and Pancasari through results in an accumulation matrix with the system. (4) some mitigation effort input obtained from various backgrounds, such as making retaining walls, slope drains, signs the danger of landslide, and plans for disaster-based curriculum in high school and college by considering the conditions and the location of each point of mitigation

Kata Kunci : Bahaya longsorlahan, Kerentanan, Risiko, Mitigasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.