Laporkan Masalah

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica Valet) DALAM PAKAN PUYUH (Coturnix-coturnix Japonica) PEDAGING TERHADAP PERFORMANS, PROFIL DARAH, KANDUNGAN LEMAK DAN KOLESTEROL DAGING PUYUH

ASTRIANA NAPIRAH, Dr. Ir. Supadmo, MS

2013 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan

Kunyit (Curcuma domestica Valet) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pemacu pertumbuhan dan imunomodulator pada ternak unggas. Kunyit mengandung kurkumin, suatu zat aktif yang dapat meningkatkan kinerja saluran pencernaan, daya tahan tubuh unggas, dan kualitas karkas yang dihasilkan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui efek fitobiotik kunyit terhadap performans, profil darah, kandungan lemak dan kolesterol daging puyuh pedaging. Seratus dua puluh delapan ekor puyuh pedaging dikelompokkan dalam 4 perlakuan dengan 4 ulangan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap. Pakan yang diberikan mengandung 24% protein kasar dan 2900 kcal/kg metabolizable energy. Perlakuan yang diberikan adalah R0 (pakan basal + 0,00% tepung kunyit), R1 (pakan basal + 0,10% tepung kunyit), R2 (pakan basal + 0,50% tepung kunyit), dan R3 (pakan basal + 1,00% tepung kunyit). Peubah yang diamati adalah performans (meliputi pertambahan bobot badan, konsumsi pakan dan konversi pakan), profil darah (meliputi jumlah eritrosit, leukosit dan diferensialnya, rasio neutrofil : limfosit, Hb, hematokrit dan total protein plasma), kandungan lemak dan kolesterol daging puyuh. Data yang diperoleh selama 42 hari masa pemeliharaan dianalisis menggunakan analisis ragam berdasarkan Rancangan Acak Lengkap dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan antara kelompok puyuh yang diberi tepung kunyit tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kelompok kontrol. Pemberian tepung kunyit memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) terhadap jumlah leukosit, neutrofil dan limfosit puyuh. Pada umur 42 hari, penambahan tepung kunyit level 1,00% secara signifikan (P<0,05) menekan jumlah neutrofil, mengindikasikan adanya aktivitas antibakteri senyawa kurkumin yang terdapat di dalam kunyit. Kandungan lemak dan kolesterol daging antara kelompok puyuh yang diberi tepung kunyit tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit sampai level 1,00% dalam pakan puyuh pedaging tidak memberikan pengaruh buruk terhadap performans, belum dapat menurunkan kandungan lemak dan kolesterol daging secara optimal, tetapi menunjukkan aktivitas antibakteri dengan menekan persentase neutrofil darah puyuh.

Turmeric (Curcuma domestica Valet) is one of the plant used as a growth promotor and immunomodulator on poultry. Turmeric contains curcumin, an active substance which is able to increase gastrointestinal activity, poultry immunity, and carcass quality of poultry. This experiment was helt to study the effect of turmeric as phytibiotic on performance, blood profile, fat and cholesterol meat of quail. One hundred and twenty eight quails were grouped into 4 treatments with 4 replications based on completely randomized design. Diet used contain 24% crude protein and 2900 kcal/kg metabolizable energy. The treatments were R0 (basal feed + 0.00% turmeric meal), R1 (basal feed + 0.10% turmeric meal), R2 (basal feed + 0.50% turmeric meal) and R3 (basal feed + 1.00% turmeric meal). Parameters measured were quail performance (include weight gain, feed consumption, and feed conversion ratio), blood profile (include erithrocyte, leucocyte and its diferential count, neutrophil : lymphocyte ratio, Hb, hematocrite and total plasma proteins), fat and cholesterol level of quail meat. Data obtained during 42 days experiment was analyzed using analysis of variance based on completely randomized design and continued using least significant difference test. Feed consumption, weight gain and feed conversion ratio of quails in turmeric-fed group did not differ significant (P>0.05) with control group. Feeding turmeric gave a significant effect on leucocyte, neutrophil, and lymphocyte count of quails. At 42 days of age, addition 1.00% of turmeric meal in quail feed, significantly (P<0.05) decreased neutrophil count, indicate antibacterial activity of curcumin contained in turmeric. Fat and cholesterol of quail meat between turmeric-fed group and control group were not differ significant (P>0.05). The result showed that applied turmeric meal up to 1.00% in quail feed did not give any negative effect on quail performance, did not decrease fat and cholesterol level of quail meat, but showed antibacterial activity by decrease neutrophil percentage of quail blood.

Kata Kunci : Kunyit, Puyuh, Performans, Profil Darah, Lemak, Kolesterol.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.