Laporkan Masalah

KAJIAN PERUBAHAN RUANG KOTA CAKRANEGARA (1838-SEKARANG)

FAJRI ELFIYANI, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP, Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji sejarah dan perubahan ruang kota Cakranegara sejak didirikan tahun 1838 sampai saat ini. Sejarah suatu kota merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui karena dengan sejarah kita bisa mengetahui identitas suatu kota sehingga bisa melakukan perencanaan yang lebih baik untuk ke depannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dan kajian literatur sejarah. Berdasarkan hasil analisa didapat bahwa Kota Cakranegara adalah Kota tua yang dibangun berdasarkan filosofis agama Hindu Bali pada masa Kekuasaan Kerajaan Karangasem pada tahun 1838 sebagai pusat pemerintahan dan saat ini berubah menjadi pusat perdagangan dan jasa utama di Pulau Lombok. Perubahan ruang ini dikaji dalam 3 periode pemerintahan yang berkuasa di Pulau Lombok yaitu Kerajaan Karangasem, Pemerintahan Belanda dan Pemerintahan Indonesia. Kajian ini difokuskan pada pengaruh kekuasaan dengan kebijakan dalam hal Politik, sistem Kepemilikan Tanah dan Pajak, Budaya, Sosial dan Ekonomi. Dimana semua faktor-faktor tersebut merupakan faktor-faktor utama dalam perubahan Ruang Kota Cakranegara. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ruang kota Cakranegara telah mengalami perubahan sebagai berikut ini: (1) Tata ruang Kota Cakranegara sangat berubah pada periode kekuasaan pemerintah Indonesia karena pemerintah tidak mampu mengontrol kekuasaan pasar/modal, (2) pusat-pusat kegiatan yang membentuk kota menjadi ruang yang sakral berubah menjadi kota yang bersifat keseharian dan profan saja, (3) Melunturnya pengaruh budaya san sosial pada masyarakat dan semakin menguatnya pengaruh ekonomi pada masyarakat, (4) Kekuasaan dengan berbagai kebijakannya memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perubahan ruang kota Cakranegara.

The aim of this research is to find review the history and the spatial changes of Cakranegara City since its establishment in 1838 to present. The history of a town is an important thing to know because through the history we can find out the identity of a city, so we can do better plans for the future. The method used in this research is qualitative method, while the data were collected through field observations, interviews and review of historical literature. Based on the study, we know that Cakranegara city is an old town that built based on religious philosophy of Balinese Hinduism under the authority of the Kingdom of Karangasem. At that time the governmental center has changed into a trade center and main service in Lombok Island. This study clasiffy 3 periods of the authorized government in Lombok Island, namely the Kingdom of Karangasem, Dutch Government, and Indonesian Government. This review is focused on the influence of authority with the policy in Politic, the system of land ownership and taxes, culture, social and economic, which all of the factors are the main factors in the spatial changes of Cakranegara city. Finally this research concluded that the spatial of Cakranegara City has changed as follow: (1) The Spatial of Cakranegara City has changed on the period of Indonesian Government because the government was unable to control the power of market/capital, (2) Activities centers that formed the city became sacral space have changed into the city with only daily and profane characteristics, (3) The weaken of cultural and social influences to the community and the more strengthen economical influence to the community, and (4) The authority with various policies has very big influence to the spatial changes of Cakranegara City.

Kata Kunci : Sejarah, Kekuasaan, Kebijakan, Ruang, Cakranegara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.