GURU SEBAGAI MEDIATOR SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA SLTP
SILMIKA WIJAYANTI, Dr. Ira Paramastri, MSi
2013 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiGuru seringkali menghadapi permasalahan terkait dengan perilaku seksual yang ditunjukkan oleh para siswa. Guru memiliki intensitas tinggi berinteraksi dengan siswa sehingga guru memiliki peran penting dalam mengarahkan proses perkembangan remaja. Namun, pengetahuan guru tentang kesehatan reproduksi dan keterampilan berceramah mengenai kesehatan reproduksi masih minim. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berceramah melalui pelatihan tentang kesehatan reproduksi. Desain yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan untreated control group design with pretest and posttest.Sebanyak 8 guru yang menjadi kelompok eksperimen dan 8 lainnya menjadi kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala pengetahuan kesehatan reproduksi dan lembar observasi keterampilan berceramah. Uji statistik yang digunakan adalah Anava Mixed Desain. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan pengetahuan kesehatan reproduksi (F=5,448;p<0,05) dan keterampilan berceramah (F=15,817;p<0,05) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan berceramah tentang kesehatan reproduksi pada guru SLTP, skor pengetahuan dan keterampilan berceramah kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol
Teachers often face problems of sexual behavior shown by the students. Teachers interacts with the students constantly which makes them an important figure in guiding the development of adolescents. However, teachers lack knowledge and lecturing skills about reproductive health. This study aims to increase knowledge and skills in teaching reproductive health through training lectures. The design that will be used is a quasi experimental design with untreated control group design with pretest and posttest. A total of 8 teachers were part of the experimental group and a control group of 8 others.The study instrument used was the scale of reproductive health knowledge and observation sheet of lecturing skills. The statistical test used was Anava Mixed Design. The analysis showed a significant difference in reproductive health knowledge (F = 5.448, p <0.05) and lecturing skills (F = 15.817, p <0.05) in the experimental group and the control group. This indicates that there is an increase in knowledge and lecturing skills about reproductive health in junior high school teachers, knowledge and lecturing skills score are higher for experimental group compared to scores for the control group.
Kata Kunci : Pelatihan kesehatan reproduksi, pengetahuan dan keterampilan berceramah