HUBUNGAN ANTARA PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI DAN GAYA HIDUP DENGAN KEPUTUSAN MEMBELI POLIS ASURANSI JIWA PADA NASABAH ASURANSI JIWA
Aditya Renaldi, IJK Sito Meiyanto, Ph.D,
2013 | Tesis | S2 PsikologiAsuransi jiwa merupakan produk jasa keuangan yang berguna untuk melindungi sumber daya keuangan seseorang dari risiko keuangan yang mungkin terjadi pada keluarganya apabila risiko kematian terjadi pada orang tersebut. Beberapa penelitian sebelumnya menganalisis faktor yang berhubungan dengan keputusan membeli polis asuransi jiwa, antara lain perilaku keuangan dan gaya hidup nasabah asuransi jiwa. Akan tetapi, beberapa fakta menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia berasuransi, serta masih banyak nasabah asuransi jiwa yang tidak memahami manfaat dari polis asuransi jiwa yang telah dibelinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perencanaan keuangan pribadi dan gaya hidup dengan keputusan membeli polis asuransi jiwa. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah model keputusan konsumen (Blackwell, dkk., 2006), teori justifikasi keputusan (Connoly & Zeelenberg, 2002), teori perilaku merencanakan (Ajzen, 1991), wilayah perencanaan keuangan (Altfest, 2004), dan dimensi aktivitas, minat, dan opini konsumen (Blackwell, dkk., 2006; Vyncke, 2002). Subjek dalam penelitian ini adalah 171 nasabah asuransi jiwa. Seluruh subjek yang dilibatkan penelitian ini adalah nasabah asuransi jiwa yang bertempat tinggal di Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga skala yaitu: skala keputusan membeli polis asuransi jiwa, skala perencanaan keuangan pribadi, skala gaya hidup. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi ganda. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara perencanaan keuangan pribadi dan gaya hidup dengan keputusan membeli polis asuransi jiwa pada nasabah asuransi jiwa (F= 48,429, R= 0,605ª, p<0,05); (2) Perencanaan keuangan pribadi memiliki hubungan yang signifikan dengan keputusan membeli polis asuransi jiwa (R= 0,569, p<0,05); (3) Gaya hidup memiliki hubungan yang signifikan dengan keputusan membeli polis asuransi jiwa (R= 0,467, p<0,05).
Life insurance is a necessary financial instrument for cover person’s financial resources from family financial risk if insurers has died. Previous studies analyzed any factors related with life insurance purchase decision, includes insurer’s economic behavior and lifestyle. In fact, in Indonesia, people’s awareness of life insurance policy ownership still lower than any countries, and much of insurers is not know about the benefits of life insurance policy for their live. This research was conducted to observed the relationship between personal financial planning and lifestyle with life insurance policy purchase decision in life insurance clients. The main theories used in this research is consumers decision model (Blackwell, et al., 2006), decision justification theory (Connoly & Zeelenberg, 2002), theory of planned behavior (Ajzen, 1991), personal financial planning areas (Altfest, 2004), and dimension of consumers activities, interest, and opinions (Blackwell, et al., 2006; Vyncke, 2002). Subject on this research were 171 life insurance clients. All subjects participated on this research were life insurance clients who lived in Yogyakarta, Bandung, Jakarta, and Surabaya. The non-probability sampling technique were used on this research. The data was collected using three scale: life insurance policy purchase decision scale, personal financial planning scale, and lifestyle scale. The data analysis was conducted using multiple correlation analysis technique. The result showed that: (1) there is a significant relationship between personal financial planning and lifestyle with life insurance policy purchase decision in life insurance policy clients (F= 48,429, R= 0,605ª, p<0,05); (2) Personal financial planning has significant relation with life insurance policy purchase decision (R= 0,569, p<0,05) so that personal financial planning can be used as a predictor of life insurance policy purchase decision; (3) Lifestyle has significant relation with life insurance policy purchase decision (R= 0,467, p<0,05), so that lifestyle can be used as a predictor of life insurance policy purchase decision.
Kata Kunci : Keputusan membeli, polis asuransi jiwa, perencanaan keuangan pribadi, gaya hidup.