Laporkan Masalah

EVALUASI KEGIATAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN ANALISIS MULTIKRITERIA (Studi Kasus di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah)

Aris Jatmiko, Dr. Ir. Ronggo Sadono

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) merupakan upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan. Tujuan akhir program ini adalah tetap terjaganya daya dukung, produktivitas serta peranan hutan dan lahan dalam mendukung sistem penyangga kehidupan. Evaluasi RHL diperlukan dalam upaya mengetahui tingkat keberhasilan RHL, menekan risiko kegagalan dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan perangkat kriteria dan indikator keberhasilan RHL, serta menggunakan perangkat kriteria dan indikator tersebut untuk menilai keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Evaluasi RHL dilakukan dengan analisis multikriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Proses evaluasi dimulai dari penetapan kriteria dan indikator, kemudian diikuti dengan pemberian bobot yang melibatkan pakar, masyarakat serta stakeholders. Langkah selanjutnya adalah pemberian skor pada tiap indikator; dan perhitungan skor total tingkat keberhasilan RHL di desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian ini menghasilkan empat kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi kegiatan RHL yaitu kriteria prasyarat, produksi, ekologi, dan sosial ekonomi. Dari perbandingan berpasangan yang dilakukan oleh tim pakar diperoleh bobot untuk kriteria tersebut masing-masing sebesar : 0,05; 0,21; 0,43; dan 0,31. Berdasarkan bobot tersebut maka keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo mempunyai skor terbobotkan sebesar 0,80, dalam rentang skor 0,33-1. Persentase tingkat keberhasilan kegiatan RHL adalah sebesar 70,55 %, termasuk dalam predikat “sedang” sehingga masih perlu diadakan penyempurnaan kegiatan RHL di masa yang akan datang.

Forest and land rehabilitation is intended to restore, maintain, and improve forest and land function. The end goal of this program is sustainability of forestland capacity and productivity as supporting life system. The evaluation of this program is necessary to determine the success of land and forest rehabilitation, reduce the risk of failure and increase the success possibility of land and forest rehabilitation. This research was implemented to set up the criteria and indicator and use it to evaluate forest and land rehabilitation in Butuh Kidul Village, Kalikajar SubDistrict, Wonosobo District, Central Java. Multicriteria analysis with Analytical Hierarchy Process (AHP) was used to evaluate RHL. Evaluation process was started from the set up of criteria and indicator followed by weightening criteria and indicators by experts, people, and other stakeholders. The next step was scoring for each indicator, and calculating total score of RHL success rate. The result showed that there were four criteria to evaluate the success of Forest and Land Rehabilitation. Those were prerequisite criteria, production criteria, ecology criteria, and socio-economic criteria. From experts judgement comparation, the weight for each criteria was : 0,05; 0,21; 0,43; and 0,31 respectively. Based on that’s weight, the weighted score of Forest and Land Rehabilitation in Butuh Kidul Village, Kalikajar Sub District, Wonosobo District, Central Java was 0,80 in the range of 0,33-1. The percentage of success rate was 70,55 %, or the “moderate” predicate so that RHL was necessary to be enhanced.

Kata Kunci : Evaluasi rehabilitasi hutan dan Lahan, analisis multikriteria, kriteria dan indikator.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.