Laporkan Masalah

PENGARUH KELOMPOK RUJUKAN DAN KEPRIBADIAN OTORITARIAN TERHADAP PERILAKU MEMILIH PADA PEMILIH PEMULA

ZULAENI ESITA, Rahmat Hidayat, Ph. D.

2013 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh angka golput yang terus meningkat di tiap Pemilu Indonesia, tercatat pada tahun 2004 angka golput meningkat menjadi 23% dari periode Pemilu sebelumnya dan di tahun 2009 lalu, meningkat lagi menjadi 39%. Angka golput yang terus menerus meningkat ini menjadi ancaman bagi proses demokrasi di bangsa ini, pemilih semakin apatis dan tidak peduli dengan nasib bangsanya lagi. Untuk itulah pemilih pemula dianggap memiliki peran penting sebagai generasi penerus untuk melanjutkan dan mengkokohkan proses demokrasi bangsa ini. Penelitian ini difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku memilih warga negara Indonesia berusia 17 – 22 tahun. Lebih khusus, penelitian dan analisis yang dilakukan untuk mengukur seberapa besar pengaruh kepribadian otoritarian terhadap perilaku memilih pada pemilih pemula dan mengukur bagaimana pengaruh dari orang tua, teman sebaya, dan guru sebagai kelompok rujukan bagi pemilih pemula terhadap perilaku memilih mereka. Sebanyak 238 responden digunakan dalam penelitian ini. Data di peroleh dari skala kepribadian otoritarian, skala kelompok rujukan, dan skala perilaku memilih. Data kemudian di analisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok rujukan dan kepribadian otoritarian mempengaruhi perilaku memilih pada pemilih pemula. Kepribadian otoritarian secara langsung mempengaruhi perilaku memilih pada pemilih pemula. Besar pengaruh kepribadian otoritarian terhadap perilaku memilih pada pemilih pemula sebesar 0,365 (β = 0,365; p < 0,05). Pada penelitian ini diketahui bahwa kelompok rujukan secara langsung tidak mempengaruhi perilaku memilih, tetapi secara tidak langsung melalui kepribadian otoritarian mempengaruhi perilaku memilih pemilih pemula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman mempengaruhi kepribadian otoritarian pemilih pemula sebesar - 0,198 (β = - 0,198; p < 0,05) dan 12% (β = 0,128; p < 0,05) pengaruh orang tua terhadap kepribadian otoritariannya. Dan 71,43% responden dalam penelitian ini tergolong ke dalam kepribadian otoritarian sedang.

Background of this research is the increasing of number people did not vote in each election in Indonesia,recorded in 2004 the number of people did not vote increased to 23% from the previous election period and in the year of 2009 increased again to 39%. The constanst escalation is a threat to the democratic process in this country, voters are more apathetic and do not care about the fate of their nation any more. That's what voters are considered to have an important role as the next generation to continue and strengthen democratic process of this nation. This study is focused on the factors that influence voting behavior of Indonesian citizens aged 17 – 22 years old. More specifically, research and analysis will be performed to measure how authoritarian personality effects voting behavior for young voters and to measure how parents, peers, and teacher as references group for young votereffect their voting behavior. As much as 238 participants were involved in the study. The data will be analyzed by quantitative method with using path analysis. The result of this research showed that authoritarian personality influence voting behavior for young voters. About 36% (β = 0,365; p < 0,05) authoritarian personality influence voting behavior for young voters. Reference group indirectly affect to voting behavior through authoritarian personality. Peers and parent as reference group for young voter indirectly affect for their voting behavior. The result showed that influence peers in young voters about 19% (β = - 0,198; p < 0,05) and about 12% (β = 0,128; p < 0,05) influence parents from reference group to authoritarian personality in young voters. Teacher didn’t have effect as reference group for young voters about their voting behavior. And about 71,43% participants in this research have moderate level of authoritarian personality.

Kata Kunci : kepribadian otoritarian, kelompok rujukan, perilaku memilih, pemilih pemula


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.