Laporkan Masalah

ROCK MASS CLASSIFICATION IN BAWURAN AREA, YOGYAKARTA SPECIAL PROVINCE, INDONESIA

SOMKHIT DALASANG, Dr. Wahyu Wilopo, S. T., M.Eng.

2013 | Tesis | S2 Teknik Geologi

Pertambangan tradisional masalah utama untuk risiko untuk penggalian, itu terletak di bagian tenggara dari Yogyakarta khusus provinsi, Indonesia. Tambang ini akan dibangun di daerah yang berisi berbagai jenis batuan, yaitu andesit breksi, dan batu pasir tufaan. Sebelum ini struktur bawah tanah akan dibangun, masalah utama yang mungkin terjadi selama penggalian perlu dipertimbangkan yang berkaitan dengan batu ketidakstabilan massal. Dengan demikian, untuk meminimalkan dan menghindari permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penyelidikan rinci situs yang berkaitan dengan kondisi geologi untuk memperkirakan kualitas massa batuan di daerah ini. Penelitian ini terutama bertujuan untuk mengevaluasi klasifikasi massa batuan dengan menerapkan salah satu metode empiris seperti Mass Rating Rock (RMR). Tujuan dari sistem RMR adalah untuk mengklasifikasikan kualitas massa batuan dengan menggunakan data permukaan, dalam rangka untuk memandu metode penggalian dan juga untuk memberikan rekomendasi pertambangan mendukung serta rentang yang tidak didukung dan stand-up time. Selain itu, menurut metode RMR, yang tergantung pada kondisi massa batuan di daerah penelitian, penelitian ini juga mencoba untuk mencari tahu risiko rekayasa potensi yang mungkin terjadi selama konstruksi pertambangan dan berusaha untuk menunjukkan metode yang tepat untuk mengendalikan dan mencegah seperti risiko-risiko potensial. Berdasarkan penentuan RMR dengan menggunakan data permukaan, kualitas massa batuan di daerah penelitian diklasifikasikan menjadi batu yang baik dan adil, batu-batu yang baik ditemukan pada breksi andesit dan andesit (RMR = 70-77, rentang didukung adalah 8.3 m, stand-up time adalah 333, 33 hari), sementara batuan wajar ditemukan pada batupasir tufaan (RMR = 54, 33-60, 5, rentang didukung adalah 6 m, stand-up time adalah 12, 5 hari) kualitas massa batuan di daerah penelitian diklasifikasikan. menjadi batu yang baik dan adil.

The traditional mining the main problem to risk for excavation, it is located in the southeast part of Yogyakarta special province, Indonesia. This mining will be built in the area that contains various types of rock, i.e. andesitic breccia, and tuffaceous sandstone. Before this underground structure will be constructed, the main problems that may occur during the excavation need to be considered which relating to rock mass instabilities. Thus, to minimize and avoid those problems, it is necessary to do the detail site investigation related to geological conditions in order to estimate the rock mass quality in this area. This research is mainly aimed to evaluate the rock mass classification by applying one empirical methods such as Rock Mass Rating (RMR) .The purpose of RMR system is to classify the quality of rock mass by using surface data, in order to guide the excavation method and also to give the recommendation of mining supports as well as the unsupported span and stand-up time. Moreover, according to RMR method, which depended on the rock mass conditions in the study area, this research has also tried to figure out the engineering potential risks that may occur during the mining construction and attempted to suggest the appropriate method to control and prevent such those potential risks. Based on RMR determination by using surface data, the qualities of rock masses in the study area are classified to be good and fair rock, the good rocks are found on andesitic and andesitic breccias (RMR=70-77, unsupported span is 8.3 m, stand-up time is 333.33 days); whilst fair rocks are found on tuffaceous sandstone (RMR=54.33-60.5, unsupported span is 6 m, stand-up time is 12.5 days).the qualities of rock masses in the study area are classified to be good and fair rock.

Kata Kunci : klasifikasi massa batuan, Rock massa Peringkat (RMR), Kualitas massa batuan, Resiko potensi pembangunan, Persyaratan dukungan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.