Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN INSULIN SECARA LOKAL PADA DAERAH FRAKTUR TERHADAP PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS

MUHAMMAD PANDU NUGRAHA, Dr. Rahadyan Magetsari, Sp. OT., Ph.D., FICS

2013 | Tesis | S2 Orthopaedik dan Traumatologi

Latar Belakang Insulin memiliki efek anabolik terhadap penyembuhan fraktur. Pemberian insulin secara lokal pada daerah fraktur memberikan pengaruh pada proliferasi osteoblas sehingga mempercepat pembentukan kalus. Metode Penelitian Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh insulin kerja menengah yang diberikan secara lokal pada daerah fraktur terhadap penyembuhan tulang dinilai secara radiologis dan histologis serta pengaruh yang terjadi secara sistemik. Insulin kerja menengah (Humulin N) diberikan secara lokal pada daerah fraktur sebanyak 10 Unit pada tikus putih (Rattus Novergicus) yang dilakukan pematahan pada tulang diafisis femur (n=10) dan kelompok kontrol diberikan Normal Salin 0,9% (n=10). Terminasi dilakukan pada minggu ke 4 dan dilakukan evaluasi radiologis,histologis dan hitung osteoblas serta pengukuran gula darah dan berat badan untuk evaluasi pengaruh sistemik. Hasil dan Diskusi Pemeriksaan gula darah dan berat badan hewan coba tidak ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan dan kontrol(p<0,05), hal ini menunjukkan tidak ada pengaruh sistemik pada hewan coba. Evaluasi skoring radiologis (p=0,013), histologis(p=0,01) dan hitung osteoblas (p=0,00) menunjukkan perbedaan signifikan dibanding kelompok kontrol( p<0,05). Dari penelitian ini menunjukkan bahwa insulin kerja menengah yang diberikan secara lokal pada daerah fraktur memberikan penyembuhan fraktur yang lebih baik pada hewan coba tanpa menimbulkan pengaruh sistemik.

Background Insulin has anabolic effects on fracture healing. Administration of local insulin delivery to the fracture site influences osteoblast proliferation and accelerates callus formation . Methods This study were to determine the effect of local intermediate-acting insulin delivery to the fracture site on bone healing that is assessed radiologically and histologically, and determine the occurence of any systemic effects. Ten units of intermediate acting insulin (Humulin N) were given locally to the fracture site of the Rattus Novergicus femoral shaft that has been fractured (n = 10) and the control group that were given Normal saline 0.9% (n = 10). Terminations were performed at week 4 and evaluations were done radiologically, histologically, and by determining osteoblasts count. Measurement of blood glucose and body weight were done to evaluate the systemic effect. Results and Discussion Examination of blood glucose and animal body weight showed that were no significant differences between intervention dan control group (p <0.05), indicating that there were no systemic effects in the experimental animals. Evaluation of radiological scoring (p = 0.013), histological scoring (p = 0.01) and osteoblasts count (p = 0.00) showed that there were significant differences compared to the control group (p <0.05). This study indicate that local intermediate-acting insulin delivery to the fracture site give better fracture healing in experimental animals without systemic effect.

Kata Kunci : Insulin kerja menengah, Rattus Novergicus,penyembuhan fraktur.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.