THE STRATEGY MAPS AND BALANCED SCORECARD DESIGN STUDY OF PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (PERSERO)
Willy Mulyawan, Dr. Wakhid Slamet Ciptono, MBA., MPM., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkantor pusat di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Perusahaan membudidayakan dan mengolah empat komoditi yaitu karet, kelapa sawit, tebu, dan teh. Perusahaan berperan dalam pembangunan ekonomi nasional yang bisa dilihat dari kontribusi hasil olah terhadap produk nasional secara total. Peran tersebut tidak akan berhasil dengan baik apabila perusahaan tidak menyusun dan melaksanakan strategi dengan baik. Oleh karena itu, perusahaan menyusun Rencana Jangka Panjang (RJP) untuk periode lima tahun. RJP adalah penjabaran dari misi dan visi perusahaan. Akan tetapi, permasalahan yang muncul adalah apakah rencana strategis yang tercantum dalam RJP sudah dimengerti oleh seluruh jajaran manajemen atau belum untuk memastikan bahwa strategi pada periode tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. Selain itu, apakah terdapat penilaian kinerja atau tidak yang bertujuan untuk memberikan evaluasi dan timbal balik. Penelitian ini menjawab permasalahan dengan perancangan peta strategi dan pembuatan kerangka Balanced Scorecard. Peta strategi akan menciptkan sinergi antara strategi dan operasi melalui panduan bagi seluruh jajaran manajemen untuk pelaksanaan strategi. Sedangkan Balanced Scorecard mengukur kinerja pelaksanaan strategi. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber informasi, diantaranya adalah data primer dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada dua sasaran strategis pada perspektif keuangan yaitu Efisiensi dan Efektifitas Biaya, serta Tingkat Pengembalian. Dalam perspektif pelanggan, sasaran strategisnya adalah Strategi Harga Optimal, Kualitas Hasil Olah, Pengembangan Produk, Pengembangan Pasar, Layanan Prima, Hubungan Pelanggan, dan Produk Ramah Lingkungan. Jumlah sasaran strategis pada perspektif bisnis internal paling banyak diantara perspektif lainnya. Sasaran strategisnya terdiri dari Pelaksanaan Budidaya yang Efektif, Integrasi Horisontal, Integrasi Vertikal, Peningkatan Produktivitas Tanaman, Aliansi Strategis dengan Bisnis Sejenis, Pengembangan Areal, Optimalisasi Kapasitas Olah, Peningkatan Kualitas menjaga Kepentingan Stakeholder, Pengembangan Bisnis Baru, Pengembangan Bisnis yang ada, Manajemen Limbah, Aspek Legal Lahan, dan Tanggung Jawab Sosial. Sedangkan dalam perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan, sasaran strategisnya adalah Sumberdaya Manusia (SDM) berbasis Kompetensi, Peningkatan Produktivitas SDM, Komposisi SDM, Pengembangan Enterprise Resource Planning (ERP, Pengembangan Sistem Penilaian, Pelaksanaan Good Corporate Governance yang efektif, dan Pembangunan Budaya Perusahaan.
PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) is one of the State-Owned Enterprises (SOE) that Headquarters is in Bandar Lampung, Lampung Province. The company cultivates and processes four commodities i.e., rubber, oil palm, sugar cane, and tea. The roles of the company in developing national economic can be seen from its processed products that contributed to total national products. That roles would not succeed if the company does not formulate and implement strategy very well. Therefore, the company created strategic planning that stated on Rencana Jangka Panjang (RJP) with five year period. RJP is an elaboration of mission statement and company vision. However, the problems arise whether strategic planning stated in RJP 2010-2014 has been well understood by all management at every level or not in order to guarantee that strategy on that period was well implemented. Moreover whether there is a performance measurement to evaluate the strategy implementation or not with its purpose of evaluating and giving feedback. The research answered the problems by designing Strategy Map and Balanced Scorecard framework. Strategy Map creates synergy between strategy and operations by guiding all management at every level in order to implement the strategy. While Balanced Scorecard measures the performance of strategic implementation. The research used source of information that came from primary data and interview using purposive sampling. The research result showed that in financial perspectives there are two strategic objectives i.e., Cost Efficiencies and Effectiveness, and Return Rate. In Customer Perspective, there are Optimum Pricing Strategy, High Quality Processed Product, Product Development, Market Development, Excellent Service, Customer Relationship, and Environment Friendly Products as its strategic objectives. The number of strategic objectives on Internal Business Perspectives are the most among the others namely Effective Cultivation Technology Implementation, Horizontal Integration, Vertical Integration, Crops Productivity Improvement, Strategic Alliances with Similar Business, Crops Area Expansions, Processing Optimalization Capacity, Quality Improvement, Maintain the Stakeholders Interest, New Business Development, Existing Business Development, Waste Management, Land Legal Aspect, and Corporate Social Responsibility. While in the Learning and Growth Perspective there are Competence-based Human Resource Development, Human Resource Productivity Improvement, Human Resource Composition, Enterprise Resource Planning (ERP) Development, Performance Appraisal System Development, Effective Good Corporate Governance, and Corporate Culture Development.
Kata Kunci : PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero), penyusunan strategi, pelaksanaan strategi, peta strategi, balanced scorecard, sasaran strategis