Laporkan Masalah

Analisis Cost Recovery dan Pengaruhnya terhadap Penerimaan Negara dari Sektor Minyak dan Gas Bumi

Nilasari Febriarti, Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.sc., Akt.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Sumber daya alam ekstraktif berupa minyak dan gas bumi selalu menarik untuk dibahas. Sumbangan yang diberikan untuk penerimaan negara baik dari penerimaan bagi hasil maupun dari pajak, memegang peranan yang cukup penting. Thesis ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana pola perhitungan bagi hasil minyak dan gas bumi di Indonesia. Dengan mengetahui pola perhitungan bagi hasil, maka kita dapat mengetahui elemen-elemen fiscal terms yang membangun pola perhitungan tersebut. Cost recovery merupakan salah satu unsur penting dalam perhitungan bagi hasil. Besar kecilnya cost recovery dapat memengaruhi penerimaan negara. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah untuk mengawasi cost recovery ini cukup penting. Namun kebijakan tersebut haruslah tepat dan tidak bersifat dis-insentif bagi kontraktor pengusahaan minyak dan gas bumi.

Extractive natural resources, which are oil and gas, always seems interesting to be discussed. Their portion to government revenue, whether from profit sharing or taxes, put big part on it. This thesis is meant to describe how the profit sharing of oil and gas in Indonesia. By knowing the profit sharing flow, we can figure out the elements of fiscal terms that build the profit sharing flow. Cost recovery is one of the key element in profit sharing. The amount can affect the government revenue. Therefore, government’s policy on cost recovery plays important role to control it. The policy should be not dis-incentive for oil and gas contractor.

Kata Kunci : cost recovery, penerimaan negara, production sharing contract


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.