Analisis Pengaruh Leverage Keuangan terhadap Resiko Sistematis pada Sham yang \"Go Public\" di Bursa Efek Jakarta
Muhammad Hadianto Mubarak, Drs. Anis Baridwan, MBA.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenDalam melakukan pengambilan keputusan leverage tidak cukup hanya memperhatikan laba yang terjadi, melainkan juga harus tetap memperhatikan risiko yang ada, Leverage dapat diartikan sebagai penggunaan aktiva atau dana dimana untuk penggunaan tersebut perusahaan harus menutup biaya tetap atau beban tetap, Leverage keuangan timbul apabila perusahaan menggunakan dana yang berasal dari hutang. Pemilik perusahaan mengharapkan bahwa dengan penggunaan hutang pendapatan yang diterima lebih besar dari pada beban tetap dari hutang tersebut, sehingga pendapatan bagi pemenang saham (EPS) meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen perusahaan melakukan serangkaian proses keputusan pembelanjaan untuk menentukan sumber dana perusahaan.
Leverage in decision making profit is not enough to just pay attention to the case, but also must consider the risks, leverage can be defined as the use of assets or funds in which to use the company must cover fixed costs or fixed expenses, financial leverage arises when firms use the funds derived from debt. Owner of the company is hoping that with the use of debt income received is greater than the burden of debt is fixed, so the income for the winners share (EPS) increased. To achieve these objectives, the management company conducted a series of spending decision process to determine the source of corporate funding.
Kata Kunci : Leverage keuangan, Beta Saham, CAPM, EPS, EBIT