Laporkan Masalah

Analisis kinerja Reksa Dana Saham Syariah di Indonesia Periode Tahun 2008-2012 (Menggunakan Metode Snail Trail)

Isyana Candra Dewi, Prof. Dr. Sukmawati Sukamulja, MM.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Pertumbuhan reksa dana syariah diproyeksi akan terus meningkat dengan makin banyaknya investor yang kini mulai melirik berinvestasi di reksa dana syariah yang dianggap lebih menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reksa dana saham syariah selama periode Januari 2008 sampai dengan Juli 2012. Analisis kinerja reksa dana saham syariah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan snail trail. Penelitian yang dilakukan dalam tesis ini terbatas pada reksa dana saham syariah yang terdaftar pada BAPEPAM LK. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak sembilan reksa dana saham syariah yang dinyatakan aktif selama periode penelitian. Data yang digunakan adalah data nilai aktiva bersih (NAB) bulanan reksa dana saham syariah dan nilai perkembangan Jakarta Islamic Index (JII) bulanan selama kurun waktu penelitian. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah adanya perbedaan kinerja dari masing-masing reksa dana saham syariah. Perbedaan kinerja tampak dari analisis pola snail trail sebagai pergerakan tingkat risiko dan tingkat pengembalian dari reksa dana saham syariah. Setelah dilakukan analisis terhadap diagram risk-return masingmasing reksa dana saham berbasis syariah diperoleh hasil penelitian bahwa sebagian besar reksa dana saham syariah mengawalinya dengan berada pada kuadran empat (low risk-low return). Reksa dana tersebut antara lain, Batavia Dana Saham Syariah, CIMB Islamic Equity Growth Syariah, Mandiri Investa Atraktif Syariah, Reksa dana Syariah BNP Paribas Pesona Amanah, dan Trimegah Syariah Saham. Sedangkan keempat reksa dana lainnya, yaitu Cipta Syariah Equity Fund, Prulink Syariah Rupiah Equity Fund, Reksa dana PNM Ekuitas Syariah dan Danareksa Indeks Syariah mengawali periode penelitian dengan berada pada kuadran satu dan dua. Beberapa reksa dana mengalami pergerakan sangat fluktuatif selama periode penelitian, salah satunya adalah Mandiri Investa Atraktif Syariah. Pergerakan tersebut sangat mempengaruhi manajer investasi dalam menentukan kebijakan baru untuk memperbaiki kinerja reksa dana yang dikelola. Sebagian besar reksa dana saham syariah menunjukkan pergerakan yang cukup stabil selama periode penelitian Kondisi yang stabil ditunjukkan dengan tingkat fluktuasi yang rendah dan pada akhir periode kinerja reksa dana menunjukkan peningkatan, sehingga risiko dan return yang diperoleh sesuai dengan harapan investor. Kondisi yang stabil ini juga menunjukkan bahwa manajer investasi telah membuat kebijakan-kebijakan yang tepat, sehingga dapat mempertahankan stabilitas kinerja reksa dana.

The growth of syariah mutual fund is projected to continue to increase with the increasing number of investors who now begin to look to invest in syariah mutual considered as more profitable. This study aims to analyze the performance of syariah equity funds over the period January 2008 to July 2012. Analysis of the performance of syariah equity funds in this study used the approach Snail Trail. The research conducted in this thesis is limited to syariah equity funds listed on Bapepam LK. The samples used in this study were nine syariah equity funds actively expressed during the study period. The data used is the data on Monthly Net Asset Value (NAV) syariah equity funds and the value of the development of monthly Jakarta Islamic Index (JII) during the study period. The problems addressed in this study were the difference in the performance of their respective syariah equity funds. The performance difference appears from the analysis of movement patterns as snail trail levels of risk and return of syariah equity funds. After analyzing the syariah equity funds risk-return diagram, the majority of syariah equity funds are off to quadrant four (low risk-low return). Mutual funds, among others, Batavia Dana Saham Syariah, CIMB Islamic Equity Growth Syariah, Mandiri Investa Atraktif Syariah, Reksa dana Syariah BNP Paribas Pesona Amanah, and Trimegah Syariah Saham. While four other mutual funds, namely Cipta Syariah Equity Fund, Prulink Syariah Rupiah Equity Fund, Reksa dana PNM Ekuitas Syariah and Danareksa Indeks Syariah which strtaed off in the research in quadrant one and two. Some mutual funds experienced very volatile movements during the study period, one of which is Mandiri Investa Atraktif Syariah. This greatly affected investment managers in deciding new policies to improve the performance of mutual funds managed. The majority of syariah equity funds show a fairly steady movement over the study period which indicated a stable condition with a low fluctuation level and at the end of the period of performance of the mutual funds showing improvement, so that risk and return are obtained in accordance with the expectations of investors. Stable conditions also suggests hat fund managers have made the right policies, so as to maintain the stability of the performance of mutual funds.

Kata Kunci : reksa dana saham syariah, snail trail


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.