Laporkan Masalah

PEMBAGIAN WARIS DENGAN WASIAT SECARA LISAN PADA MASYARAKAT ADAT TIONGHOA DI KELURAHAN BULIANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM

RICKI SIDDHARTA, Sri Natin, S.H., S.U.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian “Pembagian Waris Dengan Wasiat Secara Lisan Pada Masyarakat Adat Tionghoa Di Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam” bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji tentang pelaksanaan pembagian warisan yang terjadi di dalam masyarakat adat Tionghoa di kelurahan Buliang, kecamatan Batu Aji, kota Batam, mengetahui dan menganalisa kedudukan serta fungsi saksi dalam pelaksanaan pembagian waris dengan wasiat secara lisan pada masyarakat adat tersebut. Penelitian ini bersifat yuridis-empiris yaitu pendekatan terhadap masalah responden dan narasumber dengan memperhatikan norma hukum yang berlaku dihubungkan fenomena yang ada dari permasalahan yang ditemui dalam penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di kelurahan Buliang, kecamatan Batu Aji, kota Batam. Sumber data yang digunakan adalah data primer dengan metode wawancara dan data sekunder dengan Studi Pustaka(Library Research). Teknik pengambilan data dilakukan dengan probability sampling dan jenis pengambilan sampel secara simple random sampling dengan metode ordial. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif dengan menggambarkan dan menguraikan sesuai dengan permasalahan yang berkaitan dengan hasil penelitian. Pada masyarakat adat Tionghoa di kelurahan Buliang, kecamatan Batu Aji, kota Batam, pembagian warisan tidak hanya dilaksanakan setelah pewaris meninggal dunia tetapi dapat dilaksanakan pada saat pewaris masih hidup. Umumnya, kedudukan.saksi. dalam. pembagian. waris. secara. lisan. adalah. sebagai. alat. bukti. dan. keabsahan. atas. pelakasanaan. pembagian. waris. secara. lisan.. Disisi. lain,. terdapat. pewaris. yang. menitipkan.harta.waris.kepada.saksi.dalam.pelaksanaan.pembagian.harta.waris.untuk. diberikan.kepada.ahli.waris.yang.tidak.dapat.hadir.saat.pembagian.warisan.

This study titled “Division of Inheritance Property with oral testament in traditional Society of China in Buliang Village, Batu Aji Sub-district, Batam City” aimed to find and examine implementation of inheritance property division occurring in the traditional society of China, in Buliang Village, Batu Aji Sub-district, Batam City, to understand and analyze position and function of witnesses in implementing the inheritance property division with oral testament in the traditional society. This study is empirical law, using an approach to problem solution of respondents and resource person by considering valid law norms associated with existing phenomena from problems found in this study. This study was conducted in Buliang Village, Batu Aji Subdistrict, Batam City. Sources of data were primary data with interview method and secondary data with library research. The technique of collected data was done by probability sampling and sample types by simple random sampling with ordinal method. The collected data were analyzed qualitatively, then presented descriptively by illustrating and describing according to problems associated with results of research. In the traditional society of China, in Buliang Village, Batu Aji Sub-district, Batam City, the inheritance property division was not only implemented after the inheritors died, but also it was implemented when the inheritors still lived. In general, position of witnesses in the oral inheritance property division was for evidence tool and legality of the oral inheritance property division implementation. On the other side, there were inheritors who entrusted inheritance properties to witnesses in implementing the inheritance properties division given to heirs who could not attend when the inheritances property divided.

Kata Kunci : Pembagian Waris, Wasiat secara Lisan, Adat Tionghoa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.