PERANAN UNIT TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENURUNKAN BIAYA OPERASIONAL BANK Kasus pada PT Bunk XYZ Tbk
Mochamad Noor Said, Ertambang Nahartyo, M.Sc, Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPelambatan pertumbuhan ekonomi dunia akibat krisis global dan tekanan Bank Indonesia kepada industri Perbankan dalam negeri agar menurunkan tingkat suku bunga kredit akan menyebabkan penurunan profitablitas bank. Untuk itu strategi yang dilakukan oleh PT Bank XYZ Tbk sebagai salah satu Bank besar di Indonesia dalam rangka menjaga dan meningkatkan kemampuan profitabilitas serta memenangkan persaingan adalah dengan cara mengendalikan dan mengelola setiap rupiah biaya yang dikeluarkan agar menjadi investasi yang bermanfaat baik bagi perusahaan maupun lingkungannya. Setiap biaya yang dikeluarkan, diharapkan dapat menjadi “good cost†atau biaya yang dapat menghasilkan revenue yang sesuai dengan keuntungan yang diharapkan dan menekan “bad cost†atau biaya yang tidak berdampak langsung terhadap pendapatan seminimal mungkin serta mengupayakan untuk tidak menimbulkan “ugly cost†atau biaya yang akan memakan keuntungan perusahaan. Dan agar upaya pengendalian dan penghematan biaya dapat dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, maka dibentuklah Organisasi Tim Pengendalian Biaya yang antara lain beranggotakan Direktorat Teknologi dan Informasi. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Tim Direktorat Teknologi Informasi (DTI), salah satu biaya operasional yang cukup tinggi adalah biaya cetakan dan peralatan kantor yang realisasinya mencapai ± Rp.31,2 Milyar di tahun 2007 dan di sisi lain tim DTI mendapat berbagai masukan dari bisnis unit mengenai lamanya proses pengiriman dokumen dari satu unit kerja ke unit kerja lain ataupun dari satu cabang ke cabang lain, sehingga mempengaruhi pelayanan kepada customer dan dapat memperlambat proses pengambilan keputusan. Terkait hal tersebut, maka strategi yang dilakukan oleh unit Teknologi Informasi dalam menurunkan biaya cetakan sekaligus memperbaiki proses pengiriman dokumen dari satu lokasi unit kerja ke unit kerja adalah melakukan Implementasi Layanan Cetak Terkelola atau Managed Print Services (MPS) yang akan akan dilakukan secara Nasional. Dan dalam thesis ini akan uraikan bagaimana Implementasi Layanan Cetak Terkelola atau Managed Print Services (MPS) dapat menurunkan biaya operasional, dan tahapan yang dilakukan dalam proses implementasinya serta tantangan yang dihadapi dalam proses implementasinya.
Slowdown in world economic growth due to global crisis and the pressure of Bank Indonesia to the domestic banking industry to lower interest rates will cause a decline in bank profitability. The strategy undertaken by PT Bank XYZ as one of Indonesia's Bank in order to preserve and enhance profitability and ability to win the competition is a way to control and manage every costs incurred in order to be a worthwhile investment for both the company and its environment. Any costs incurred, is expected to be a \"good cost\" or costs that can produce revenue in accordance with the expected benefits and suppress \"bad cost\" or costs that do not have a direct impact to income and trying to not cause \"ugly cost\" or costs that will take advantage of the company. And the efforts to control and cost savings can be carried out continuously and continuous, then formed the Organization Cost Efficiency Team, among others, consists of the Directorate of Information and Technology. Based on a study conducted by Team Information Technology Directorate (DTI), one of the high operating cost is the cost of printing and office equipment that realization is reached ± Rp.31, 2 billion in 2007 and on the other side DTI team received input from business unit of the length of the process of sending documents from one unit to another unit or from one branch to another, thus affecting service to the customer and can slow down decision-making process. Related to this, the strategy undertaken by the Information Technology unit in the lower mold costs while improving the delivery of documents from one location to the work unit work unit is doing or the implementation of Managed Print Services Managed Print Services (MPS) which will be done nationally. And in this thesis will describe how the implementation of Managed Print Services can lower operational costs, and also will describe the stages in the implementation process and the challenges faced in the implementation process.
Kata Kunci : Profitablitas, Biaya Operasional, Layanan Cetak Terkelola