Konflik Peran Kerja dan Keluarga (Work-Family Conflict) pada Ibu Bekerja terhadap Perilaku Obesogenis Anak-Anak Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta
Almira Sitasari, dr. Madarina Julia, MPH, Ph.D, Sp.A(K)
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Pola asuh orang tua sangat mempengaruhi perilaku hidup sehat anak termasuk perilaku yang menghindarkan anak dari obesitas. Ibu bekerja yang memiliki peran ganda dalam pekerjaan dan keluarga memiliki tantangan dalam melakukan hal ini. Tujuan : Mengetahui pengaruh konflik peran kerja-keluarga pada ibu bekerja dengan perilaku obesogenis anak-anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta Metode : Studi potong lintang dengan pendekatan kuantitatif. Perilaku obesogenis diketahui menggunakan kuesioner Family Health Behaviour Scale. Konflik peran kerja diketahui dengan menggunakan kuesioner Work-Family Conflict yang diisikan oleh ibu bekerja. Status gizi anak diukur menggunakan parameter Indeks BMI/U dengan standar WHO 2007 Hasil : Terdapat 47,72% ibu bekerja dengan konflik peran tinggi dan 45,26% anak dengan perilaku obesogenis tinggi. Tidak ada pengaruh konflik peran kerjakeluarga pada ibu bekerja terhadap perilaku obesogenis anak sekolah dasar di Yogyakarta. Hal yang mempengaruhinya antara lain adalah pendapatan keluarga (p<0,001); posisi/jenis pekerjaan ibu (p<0,001); jenis kelamin (p<0,05); dan status gizi (p<0,05) Kesimpulan : Konflik peran kerja-keluarga pada ibu bekerja tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku obesogenis anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta.
Background: Childbearing pattern of parents greatly affects healthy lifestyle of children including behaviors prevent children from obesity. Working mothers with dual role at work and the family face challenges in doing so. Objective: To identify effect of work-family conflict in working mothers to obesogenic behaviors of elementary school children at Yogyakarta Municipality. Method: This was a quantitative study with cross sectional design. Obesogenic behaviors was assessed using questionnaire of Family Health Behavior Scale. Role conflict was assessed using questionnaire of Work-Family Conflict filled by working mothers. Nutrition status of children was assessed using parameter of body mass index by age with Standard of WHO 2007. Result: The result of the study showed 47.73% of working mothers had high role conflict and 45.26% of children had high obesogenic behavior. There was no effect of work-family conflict in working mothers to obesogenic behavior of elementary school children at Yogyakarta. The influencing factors were family income (p<0.001); position/job type (p<0.001); gender (p<0.05); and nutrition status (p<05). Conclusion: Work-family conflict in working mothers had no effect to obesogenic behaviors of elementary school children at Yogyakarta Municipality.
Kata Kunci : Konflik Peran, Ibu Bekerja, Perilaku Obesogenis, Anak