Identifikasi dan Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Melalui Pendekatan Partisipasi Masyarakat (Studi Kasus : Kawasan Kampus UGM Yogyakarta)
FARIS NOFANDI, Dr. Ir Heru Sutomo, M.Sc(Eng) (alm),
2013 | Tesis | S2 Mag. S. & T.TransportasiSalah satu komponen penting dalam mengatasi permasalahan kecelakaan lalu lintas adalah ketersediaan data yang berkaitan dengan kecelakaan. Kondisi tidak adanya informasi yang lengkap dan mendetail mengenai daerah rawan kecelakaan serta sistem data Kecelakaan Jalan yang ada sekarang menjadi kurang efektif dan efisien. Di dalam penelitian ini memperkenalkan metode Hiyari-Hatto untuk mengidentifikasi daerah potensi rawan kecelakaan melalui pendekatan partisipasi masyarakat dengan menggunakan media kuesioner dan peta kognitif berdasarkan pengalaman kejadian nyaris kecelakaan (nearly miss accident) yang dialami. Dari hasil analisis data kondisi fisik jalan, konflik lalu lintas, dan kuesioner yang dilakukan pada lokasi kawasan kampus UGM dapat diketahui dan ditetapkan sebagai lokasi potensi blackspot yaitu Bundaran Bulaksumur dan Bundaran Teknik UGM. Dengan faktor - faktor penyebab yang terdiri dari kecepatan tinggi, radius simpang, jalan berlubang, jalan berpasir, jarak pandang, rambu dan marka, penerangan jalan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa metode Hiyari-Hatto merupakan metode alternatif yang secara signifikan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan data base daerah rawan kecelakaan secara nasional.
An important component in addressing the issue of traffic accidents is the availability of data relating to the accident. The absence of a full and detailed information about blackspots location and road accident data system that is now becoming less effective and efficient. In this study introduces Hiyari-Hatto method to identify potential blackspots through public participation approach by using the cognitive map based on questionnaires and nearly missed accident experience. From the analysis of the physical condition data, traffic conflicts, and a questionnaire conducted at the UGM campus locations can be known and designated as the location of potential blackspots are roundabout Bulaksumur and roundabout Teknik UGM. By a factor - factor consisting of high speed, radius of the intersection, potholes, sandy road, visibility, signs and markings, street lighting. The results show that the method Hiyari-Hatto is an alternative method that significantly to increase public participation in developing a data base of blackspots location nationwide.
Kata Kunci : kecelakaan lalu lintas, blackspots, hiyari-hatto, partisipasi masyarakat, konflik lalu lintas